Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Peredaran Upal di Ciayumajakuning Meningkat

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17019.jpg

    INDRAMAYU-Kantor Bank Indonesia (BI) Cirebon mencatat, peredaran uang palsu di wilayah 3 Cirebon yang meliputi Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning) pada tahun 2015 lalu mengalami peningkatan hingga 100 persen dibanding tahun 2014.

    Kepala Kantor BI Wilayah 3 Cirebon, Abdul Majid mengatakan, peningkatan uang palsu ini terjadi karena kesadaran masyarakat terus meningkat dalam pemahaman keberadaan uang palsu.

    “Tahuun 2015 lalu kita menemukan 14 ribu lembar uang palsu, dengan nominal yang paling banyak pecahan Rp100.000 dan Rp.50.000,” ucap Abdul, kepada www.Jabarprov.go.id, dalam acara sosialisasi Gerakan Pembayaran Non Tunai dan Layanan Keuangan Digital, di SMA Negeri 1 Sindang, Kabupaten Indramayu, Kamis (21/04).

    Menurut Abdul, pemahaman masyarakat ini meningkat setelah BI mengintensifkan gerakan “Edukasi Cikur” atau ciri-ciri keaslian uang kepada masyarakat.

    “Dengan Edukasi Cikur ini masyarakat memahami, mengetahui uang yang mereka pegang itu palsu, kemudian melaporkannya ke BI,” ujarnya.

    Abdul menyatakan, pihaknya akan memperluas program Edukasi Cikur ini ke seluruh lapisan masyarakat yang berada di wilayah Ciayumajakuning, mulai dari anak-anak sekolah hingga orang dewasa yang berada  di pusat-pusat aktivitas perekonomian.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus