Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Lomba Cipta Menu Media Promosikan Produk Lokal

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17220.JPG

    BANDUNGKAB-Dalam pandangan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bandung Hj.Kurnia Agustina Dadang M.Naser, Lomba Cipta Menu bisa dijadikan media oleh Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mempromosikan olahan pangan berbasis lokal. Karena dari kegiatan tersebut, menurut Kurnia setidaknya akan muncul kreasi dan inovasi terbaru dari berbagai kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung.

    Data PKK Kabupaten Bandung, menyebutkan sejumlah kecamatan berhasil memenangkan lomba tahunan PKK ini.  Lomba yang mengusung kategori menu olahan ikan, etnik serta kategori B2SA (Beragam Bergizi seimbang dan Aman) ini berlangsung beberapa hari lalu (Jum’at, 29/04) di Gedung Dewi Sartika Soreang. Sebanyak 28 PKK Kecamatan ikut terlibat dalam kegitan itu.

    Untuk kategori olahan ikan, Kecamatan Bojongsoang berhasil menduduki peringkat I, disusul Nagreg di peringkat ke-dua dan Kecamatan Cikancung di posisi ke-tiga.

    Sementara untuk kategori etnik, Kecamatan Pasirjambu berhasil mencuri perhatian tim penilai hingga mengantarkannya di posisi pertama. Kemudian di posisi kedua ditempati oleh Pameungpeuk dan ketiga diraih oleh Kecamatan Cimaung.

    Sedangkan untuk kategori B2SA, Kecamatan Dayeuhkolot berhasil menduduki peringkat pertama. Disusul Margaasih di posisi kedua dan ketiga diraih oleh Kecamatan Ciparay.

    Bagi Kurnia, semua peserta dianggapnya sudah menjadi juara. Sebab kata Dia, keikutsertaan peserta pada ajang tersebut, sudah menunjukkan keinginan mereka untuk ikut mempromosikan hasil kreasi dan inovasinya dalam menciptakan berbagai menu varian baru berbasis lokal.

    “Dan itu sudah cukup membanggakan buat Saya pribadi,” ucap Kurnia saat ditemui tim Humas Pemkab Bandung di rumah dinas Bupati Bandung di Soreang, Senin (02/05/2016).

    Sebagai bentuk apresiasi bagi peserta, Kurnia Agustina meminta Pemkab Bandung bisa melibatkan dan memfasilitasi mereka dalam event-event besar “Atau menyajikan hasil kreasi mereka pada saat menerima tamu-tamu yang berkunjung ke wilayah Kabupaten Bandung,”harapnya pula.

    Menurut Nia, panggilan akrab istri Bupati Bandung ini, dari lomba tersebut akan membuka peluang turut mengembangkan sumber daya alam serta memasyarakatkan budaya makanan dari olahan ikan. Disamping itu, akan muncul  pula keanekaragaman produk makanan yang khas dari setiap daerah.

    “Karena untuk bisa dikenal ke daerah lain tentunya perlu bantuan berbagai pihak termasuk dari pemerintah daerah,”jelas Nia.

    Tercatat berbagai menu varian baru hasil olah kreasi dan inovasi peserta diantaranya, Oseng Keremelek (Oseng berbahan dasar kolotrum sapi), sambel buah naga, rolade belut, kerupuk wortel, mie goreng tepung kanji, jus pakcoy tape, siomay ikan lele, saos daun pakis, krispi tulang lele, schotel kelapa muda, sop krim ubi jalar dan masih banyak lagi.

    Dalam kesempatan itu, Nia berpesan kepada semua peserta, hendaknya semua resep olahan varian baru ini dapat didokumentasikan “Agar bisa bermanfaat juga bagi masyarakat yang lainnya,” himbaunya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus