Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Siswa SMP Bandung Sukses Bikin Anti Virus Komputer

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/arrival.jpg

    Bandung – Membuka website dengan alamat www.artav-antivirus.com, sama sekali tidak ada informasi jelas siapa pembuatnya. Hanya sebuah tulisan yang menegaskan bahwa web itu dibuat untuk menyebarkan antivirus yang dibuat oleh anak bangsa.

    “Artav itu kepanjangan dari Arrival dan Taufik,” ujar Arrival Dwi Sentosa, siswa kelas 2 SMP 48 Kota Bandung, saat berbincang dengan jabarprov.go.id usai menerima bantuan CSR dari PT CL Axiata di Bandung, beberapa waktu lalu.

    Arrival adalah pembuat anti virus lokal yang dibuatnya sekitar satu tahun lalu. Berlatar belakang dari keluarga yang melek internet, karena ayahnya bekerja sebagai pengelola IT pada sebuah perusahaan swasta, membuat dia tidak asing dengan dunia komputer dan internet.

    Pada awalnya Arrival mengenal internet hanya sebatas untuk bermain game. Maklum saja usianya yang tergolong belia masih lebih menyukai dunia internet sekedar untuk bersenang-senang saja.

    Memainkan game online adalah salah satu kegemarannya. Namun bermain game online tidak semudah yang dia kira. Sebab bermain game online tentunya harus bersaing dengan pemain lain dan saling mengalahkan. Tergerak untuk bisa terus menang, Arrival pun terus mengulik kode-kode (cheat) dari sejumlah game online yang banyak digemari anak-anak muda.

    “Saya mendapatkan cheat dari bertanya sesama penggemar game online lewat forum di internet. Sampai akhirnya saya banyak dimintai teman untuk membagikan kode permainan,” ujar dia.

    Banyak dari teman-teman sekolahnya yang menjadi tergantung dengan informasi kode game online. Hal ini dijadikan peluang untuk menambah uang jajan, sebab untuk satu permainan dia menjualnya seharga Rp 5000 untuk semua cheat.

    Dari sebuah buku yang diberikan oleh ayahnya terkait virus dan antivirus, dia dan kakaknya Taufik, siswa kelas 3 di salah satu SMA Bandung, mulai mencoba membuat anti virus. Dan berhasil, Artav anti virus ciptaannya mampu mendeteksi 1021 jenis virus yang biasanya menyerang komputer melalui internet, email atau USB.

    Satu tahun lamanya dia mensosialisasikan akan adanya antivirus lokal buatannya di internet melalui www.artav-antivirus.com. Hanya dalam kurun waktu satu tahun, antivirus buatan kakak beradik yang tinggal di Jalan Bojongsoang Gang Adiwinata Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung ini pun berhasil di download 120.000 pengunduh secara gratis.

    “Saya ingin menjadi Bill Gates, namun tidak tahu caranya, baru tahu membuat program anti virus saja,” kata Arrival.

    Taufik, kakak Arrival pun kini sudah mulai merancang antivirus yang bisa di download secara gratis dan berbayar. Versi gratis tentunya tidak selengkap yang berbayar. Namun mereka belum mengetahui berapa harga jual antivirus yang mereka ciptakan itu.

    Untuk diperbandingkan, harga antivirus termurah yang kini beredar di pasaran paling murah Rp 50.000. Jika saat ini virus Artav tersebut sudah didownload lebih dari 100.000 copy seharusnya dua bersaudara ini sudah bisa menjadi milyarder.
     
    Tidak puas sampai disitu, Arrival menyatakan dalam waktu dekat akan menciptakan antivirus untuk smart phone bertipe symbian.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus