Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    BPR Kerta Raharja Raih Laba Rp 5,8 Milyar

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17341.jpg

    BANDUNGKAB-Menghadapi persaingan antar bank yang semakin ketat, mendorong PT. BPR Kerta Raharja untuk melakukan peningkatan kinerja. Dari usahanya tersebut, bank milik Pemkab Bandung ini pada tahun 2015 mampu membukukan keuntungan sebelum pajak sebesar Rp. 5,8 milyar atau naik sebesar 23,01 % dibanding tahun 2014 yang meraih laba senilai Rp. 4,7 milyar.

    Dengan kenaikan laba sebesar itu, BPR Kerta Raharja menurut Kabag Koordinasi Perekonomian Setda Kabupaten Bandung, Dra. Hj. Gina Haryati, M.Pd pada tahun 2015 akan memberikan deviden kepada Pemkab Bandung sebagai pemilik saham terbesar senilai Rp. 2,1 milyar. Menurut Gina Haryati, deviden tahun 2015 mengalami kenaikan 10,71 % dibanding tahun 2014 dengan nilai Rp. 1,8 milyar.

    PT. BPR Kerta Raharja yang sebelumnya menyandang nama PD. BPR Kabupaten Bandung saham terbesarnya dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bandung senilai Rp. 29,2 atau 99,49 %, sementara sisanya dimiliki oleh koperasi karyawan PT. BPR sebesar Rp. 150.438.585,- atau 0,5 %.

    “Setelah menjadi perseroan terbatas, BPR Kerta Raharja sekarang memiliki kewenangan untuk mencari saham dari pihak ketiga, sementara pada saat menjadi perusahaan daerah atau PD, sahamnya mutlak milik Pemerintah Kabupaten Bandung,” kata Gina Haryati. Ia merasa yakin pada tahun-tahun mendatang, PT. BPR Kerta Raharja bisa menarik saham seiring dengan kian membaiknya kinerja perusahaan tersebut. Karena menurutnya roh dari lembaga perbankan adalah kepercayaan.

    Sementara untuk menghadapi persaingan antar bank, Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser meminta kepada jajaran direksi PT. BPR Kerta Raharja untuk terus melakukan inovasi sehingga mampu memberikan solusi bagi para calon nasabah. Ia mengakui pihaknya memberikan dukungan penuh kepada PT. BPR Kerta Raharja dalam kerangka peningkatan dan perkembangan usaha.

    BPR Kerta Raharja hingga saat ini masih memberikan kredit super murah untuk keperluan perbaikan jamban keluarga dan sanitasi lingkungan. Syaratnya rumah tersebut mutlak milik sendiri dan memiliki sumber air bersih. Kredit yang berlabel MCR atau murah, cepat dan ringan itu akan diberikan kepada warga yang berpenghasilan rendah paling besar Rp. 5 juta. Kredit semacam ini merupakan salah satu inovasi PT. BPR Kerta Raharja untuk membantu kesejahteraan warga.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus