Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gebyar PAUD Karawang

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17712.JPG

    KARAWANG-Anak usia 0-5 tahun adalah usia perkembangan emas, saat fisik dan otaknya berada di masa pertumbuhan terbaiknya dimana kemampuan otak menyerap informasi sangat tinggi. Mengikutsertakan anak di Paud merupakan kesuksesan masa depan anak.

    “Semua elemen masyarakat kami ajak untuk melaksanakan PAUD di manapun. PAUD sudah dilaksanakan di balai desa, balai RT/RW, pisat-pusat perbelanjaan, hingga rumah ibadah”, ujar Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana dalam sambutannya yang sekaligus dikukuhkan menjadi Bunda Paud Kabupaten Karawang Tahun 2016 oleh Bunda Paud provinsi Jawa Barat Netty Prasetyani Heryawan yang berlangsung dilapangan Karangpawitan Karawang, pada Jum’at (3/4).

    Pendidikan yang tepat bagi anak usia dini menempatkan “bermain” sebagai wahanan penting bagi anak usia dini untuk mengembangkan kemampuan bahasa, kecakapan sosial – emosional dan kemampuan kognitif anak.

    “Pembelajaran membaca, menulis dan berhitung tidak dianjurkan. Sebaliknya, sangat didorong untuk membangun pengenalan aksara dan angka yang sesuai dengan tahap perkembangan anak”, Ujar Katarina Kasi Kemitraan dan Pembinaan Paud yang membacakan sambutan Direktur Paud Ditjen Paud Dikmas Kemendikbud.

    Sejalan dengan hal tersebut, Bunda Paud Provinsi Jawa Barat meluruskan sesuai dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, PAUD bukanlah hanya sebatas kelembagaan pendidikan, melainkan sebuah usaha memberikan pendidikan kepada anak baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

    "Jadi jangan sampai salah kaprah, pendidikan bagi anak usia dini bukan hanya dilaksanakan di PAUD formal, melainkan juga di lingkungan keluarga dan masyarakat”, ujar Netty.

    Menekankan pula Bunda Paud Provinsi Jawa Barat terhadap semua orang tua bahwa peran orang tua begitu besar dalam tumbuh kembang anak, dan diharapkan jangan sampai memberikan stimulus atau rangsangan yang negatif terhadap anak usia dini, karena akan mudah menerima apapun itu bentuknya.

    “Kalau anak diberi masukan yang positif maka 10.000 sel otak berkembang dengan baik, tetapi kalau anak dibentak satu bentakan maka 1 millyar sel otak anak akan rusak”, ujar Netty.

    Tentunya hal ini menjadi komitmen semua pihak termasuk Bunda Paud Kabupaten Karawang guna menjaga dan memperhatikan anak-anak usia dini. "Ini bukan hanya tugas saya, melainkan juga tugas seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga anak-anak di Kabupaten Karawang. Anak-anak adalah cikal bakal masa depan bangsa dan Negara”, tutupnya.

    Pada kesempatan tersebut hadir Direktur Paud Ditjen Paud Dikmas Kemendikbud yang diwakili oleh Kasi Kemitraan dan Pembinaan Paud, Wakil Bupati Karawang, Ketua GOP TKI Provinsi Jawa Barat, Ketua Himpaudi Prov. Jawa Barat, Ketua IGTKI Prov. Jawa Barat, Kadisdikpora Kab. Karawang yang diwakili oleh sekertaris Disdikpora, para kepala OPD, para Camat dan para peserta Gebyar Paud.

    Selain itu dalam kegiatan Gebyar PAUD tahun 2016 ini juga diisi dengan berbagai perlombaan kreatifitas anak, diantaranya lomba mewarnai, menyanyi solo, hafalan doa-doa, paduan suara, dan tari-tarian daerah. (@Gala)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus