Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PT KAI Sudah Maksimal Layani Penumpang

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18121.jpg

    BANDUNG–Dalam persiapan arus mudik angkutan lebaran 2016, PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II Bandung telah menyiapkan sarana dan prasarana serta pelayanan dengan baik di stasiun ataupun di dalam kereta api.

    PT KAI sudah menyiapkan armada sebanyak 30 lokomotif dan 181 kereta dengan kapasitas tempat duduk per harinya yaitu 56.000, dengan rincian kurang lebih 10.000 tempat duduk untuk kereta api utama dan sisanya untuk lokal Bandung Raya. Hal tersebut disampaikan oleh Franoto Wibowo selaku Manager Humas Daerah Operasi II Bandung, Jumat (01/07/2016).

    Menurut Franoto, dalam segi prasarana yaitu lintasan operasi yang memiliki panjang 390 km membentang dari Cibungur sampai dengan Banjar dan Padalarang sampai dengan Gandasoli. Sepanjang lintasan tersebut terdapat petugas pemeriksa jalan extra selain petugas pemeriksa jalan reguler yang siaga. PT. KAI juga mendirikan titik-titik pemantau prasarana sebanyak 45 pos dengan minimal 3 orang per shift nya. Di setiap titik terdapat amus yaitu alat material untuk siaga yang terdiri dari pasir atau tanah yang dimasukan ke dalam karung, bantalan kayu, batu dan beton.

    Pelayanan di beberapa stasiun kereta api di kota Bandung yang diberikan oleh PT. KAI adalah adanya toilet gratis yang sangat representatif setara dengan toilet di hotel bintang 3 dan pos kesehatan yang siaga dimulai dari 24 Juni 2016. Selain itu, PT. KAI menyiapkan 1 unit alat pacu jantung apabila ada penumpang kereta api yang terkena serangan jantung, alat tersebut bisa digunakan sebagai alat pertolongan pertama. Sedangkan pelayanan di dalam kereta, ada service on train yang dipastikan bahwa semua crew PT. KAI sangatlah ramah. Dari segi keamanan, PT. KAI menyiapkan 765 personil keamanan yang terdiri dari Brimob, TNI, Polri dari kewilayahan, Polsuska dan security tiap-tiap stasiun serta K9.

    Agar lebih nyaman, PT KAI membatasi bagasi tangan setiap pengguna jasa yaitu maksimal 20 kg apabila lebih dari itu ada biaya tambahan mulai dari 2000 s.d 10.000 per kg dengan batas maksimal tambahan yaitu 40kg, jelasnya.

    Menurut Franoto, tahun ini tidak ada lonjakan dari penumpang kereta api karena H-90 sebelum keberangkatan tiket sudah dijual online. Tujuan paling banyak dituju adalah daerah timur seperti Yogyakarta, Solo, Madiun, Semarang. Perkiraan puncak dari arus mudik angkutan lebaran terjadi pada 2 Juli 2016. Franoto menambahkan bahwa jumlah penumpang kereta api tahun ini mengalami pertumbuhan 5% dari tahun 2015.

    “Kita juga ada himbauan-himbauan sedikit ya kepada masyarakat kalau membeli tiket itu belilah di channel-channel yang resmi yah jangan beli tiket dari perantara atau apa, terus jangan membawa barang-barang berharga yah yang berlebihan atau menggunakan barang-barang berlebihan” ujar Franoto saat ditemui di kantor PT KAI Daop II Bandung.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus