Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Produksi Padi Jabar 2015 Turun 2,33% Dibandingkan 2014

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18220.jpg

    BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat produksi padi Jawa Barat tahun 2015 mencapai 11.373.144 ton GKG. Dibandingkan tahun 2014, produksi padi tahun 2015 mengalami penurunan sebanyak 271.755 ton GKG atau turun 2,33 persen. 

    Penurunan produksi tersebut disebabkan penurunan produksi padi sawah sebesar 2,07 persen, dan penurunan produksi padi ladang sebesar 7,62 persen. Dari sisi luas panen, penurunan produksi padi tahun 2015 disebabkan penurunan luas panen sebesar 6,17 persen dibanding tahun 2014. Luas panen padi tahun 2015 mencapai 1.857.612 hektar, turun sebesar 122.187 hektar dibanding tahun 2014 yang mencapai 1.979.799 hektar. Penurunan luas panen padi sawah dan padi ladang masing-masing 5,73 persen dan 12,76 persen.

    “Berdasarkan periode 4 bulanan (subround), dibandingkan periode yang sama tahun 2014, luas panen periode januari-april tahun 2015 mengalami peningkatan seluas 25.146 hektar atau naik 3,26 persen dari 771.966 hektar menjadi 797.112 hektar,” ujar Kepala BPS Jabar Bachdi Ruswana.

    Luas panen pada periode mei-agustus tahun 2015 mengalami penurunan seluas 28.898 hektar atau turun sebesar 4,13 persen dari 699.778 hektar menjadi 670.880 hektar. Sedangkan pada periode september-desember luas panen mengalami penurunan seluas 118.435 atau turun 23,31 persen dari 508.055 hektar menjadi 389.620 hektar.

    Berdasarkan Angka Tetap tahun 2015, produktivitas padi mengalami peningkatan sebesar 4,08 persen dibanding tahun 2014. Produktivitas padi sawah mengalami peningkatan sebesar 3,89 persen dibandingkan tahun 2014 dari 59,76 ku/ha menjadi 62,09 ku/ha, sedangkan produktivitas padi ladang meningkat sebesar 5,89 persen dari 44,77 ku/ha menjadi 47,41 ku/ha.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus