Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Kukuhkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Jakarta Bekasi

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18273.jpg

    KOTA BEKASI -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengukuhkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/ Debarkasi Jakarta Bekasi, dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Periode 2016-2021, pada penyelenggaraan haji tahun 1437H/ 2016, di Jl. Kemakmuran No.72, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (19/7/16).

    Terpilih Holil Aksan Umarzen sebagai Ketua PW IPHI Jabar. Sementara Ketua PPIH dijabat Aa Buchori.

    Masih pada kesempatan yang sama, Gubernur juga melakukan Meal Test, atau test fasilitasi makanan yang diberikan pada jamaah Haji. "Kalau makanan sudah pas enak, tapi saya anjurkan kurangi yang pedas, dan yang santan-santan," katanya.

    Sementara itu, Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin Kepada para Petugas haji yang akan bertugas menekankan tiga hal, diantaranya petugas haji perlu malaksanakan fungsi pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada seluruh jamaah haji indonesia.

    "Takdir Allah kita mendapatkan kehormatan, bahkan mungkin kemuliaan tahun ini kita ditakdirkan sebagai petugas haji. Tak banyak orang dapat kesempatan seperti itu. Kita mendapatkan peluang kesempatan untuk melayani tamu tamu Allah. Bukan orang biasa. Ini suatu yang istimewa," katanya.

    Selain itu, Menag juga berharap selain memberikan yang terbaik, mengenai pelayanan haji. Dirinya menyatakan bahwa petugas haji nantinya akan bergabung dengan jamaah haji dunia, artinya pada kesempatan itu pula para petugas haji juga berperan sebagai duta bangsa.

    "Kita akan diberikan atribut, rompi atau jaket, kita membawa nama harum, nama besar Indonesia. Saya berharap jadilah duta bangsa yang baik, jagalah diri, jagalah berperilaku, bertutur kata," himbau Menag Lukman.

    Berdasarkan Keputusan Menteri Agama No. 210 Tahun 2016 tentang Penetapan Kuota Haji Tahun 1437 H/ 2016 M mengatur bahwa kuota haji nasional berjumlah 168.800 yang terdiri dari kuota haji reguler sebanyak 155.200 dan kuota haji khusus 13.600. Kuota haji reguler terbagi menjadi dua, yaitu: 154.049 untuk jamaah haji dan 1.151 untuk petugas haji daerah.

    Terkait fasilitasi makan jamaah selama waktu tunggu di Mekkah dan Madinah, sebelum dan setelah hari Armina. Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama Sri Ilham Lubis mengatakan, para jemaah akan mendapatkan makan dengan fasilitas katering istimewa. Makanan dibuat oleh katering Arab Saudi namun memiliki cita rasa Indonesia.

    "Para jemaah akan mendapat jatah makan satu kali saat tiba di Jeddah, lalu 18 kali saat di Madinah dan 24 kali saat di Makkah selama 12 hari. Khusus untuk momen Armina, jamaah akan mendapat tiga kali makan dan air minum. Selain itu, jemaah juga akan mendapat snack yang dibungkus dalam kemasan plastik," tutur dia.

    "Saat Armina kita akan berikan 3 botol air mineral karena cuaca diprediksi sangat panas," tambahnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus