Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Upaya Jabar Tingkatkan Pelayanan Jemaah Haji 2016

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18283.jpg

    KOTA BEKASI – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan berbagai perbaikan pada tata kelola/manajemen Haji tahun 2016/1437 H. Hal ini dimaksudkan agar penyelenggaraan haji dapat lebih teratur dan khusyuk.

    Gubernur Jawa Barat  Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan beberapa perbaikan yang dilakukan mencakup kapasitas sumber daya manusia dan sertifikasi pembimbing serta petugas haji, manajemen kloter, dan peningkatan fasilitas penunjang.

    “Agar peran fungsi Ketua Kloter, Kepala Regu, dan Kepala Rombongan lebih optimal telah dilakukan pelatihan yang diinisiasi Pemprov Jabar bagi mereka selama empat hari pada 18-21 Juli ini. Sedangkan untuk sertifikasi, ini bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri Bandung, dananya dari APBD, APBN, dan swasta (LKBIH),” kata Aher di Bekasi, Selasa (19/7/16).

    Dia menjelaskan, seorang kepala rombongan bertanggung jawab akan 10-20 orang jemaah haji. Kepala regu akan bertanggung jawab akan lebih kurang empat rombongan, sedangkan ketua kloter tidak hanya bertanggung jawab mengkoordinir regu namun juga para petugas pendamping ibadah haji dan ‘pejabat negara tertinggi’ di kloter.

    “Untuk itu kompetensi dan kapasitas pribadi para ketua ini harus mumpuni dalam hal manajemen krisis, P3K, SOP, dsb.,” jelasnya.

    Selain itu, menurut Aher, tahun ini Pemprov memfasilitasi transportasi Jemaah Haji kota kabupaten di Jawa Barat biasanya menyewa kendaraan sendiri atau bus menuju embarkasi Bekasi. Untuk tahun ini, semuanya disediakan oleh Pemprov Jabar.  Untuk mengangkut jemaah Jabar yang tahun ini berjumlah 29.888 orang ditambah 200 THPD, anggaran yang sudah disiapkan Pemprov mencapai Rp 2,8 M.

    “Tahun ini juga Pemprov membagikan tikar mendong bagi jemaah asal Jawa Barat, ini berguna sekali ketika hari Armina di Arafah dan Mina, itu kan karpet-karpet di Arafah dan Mina biasanya dari tahun-tahun sebelumnya dan sering membuat tidak nyaman dan gatal,” kata Aher.

    Selain membantu kenyamanan jemaah, tikar mendong buatan Tasikmalaya ini juga diklaim Aher berbahan ramah lingkungan dan berguna mendorong perekonomian rakyat. “Tikar ini akan dibagikan secara gratis kepada semua  jemaah. Pemprov sudah menyiapkan anggaran Rp 1,4 M untuk ini,” katanya.

    Jumlah tikar khas Jabar tersebut disediakan sebanyak jumlah jamaah. Jumlah jamaah Calon Haji (Calhaj) asal Jawa Barat yakni 30.428, yang terdiri 30.020 jamaah dan 408 petugas, berasal 9 Kota dan 18 kabupaten.

    Direncanakan, Kelompok terbang (Kloter) pertama calon jamaah haji (Calhaj) Jawa Barat akan masuk asrama embarkasi Jakarta- Bekasi, Senin, 8 Agustus, dan berangkat 9 Agustus 2016.

    Kabupaten Bogor, menempati urutan pertama terbanyak calhaj-nya mencapai 2.817 jamaah, kedua ditempati Kota Bekasi 1.989 jamaah, kemudian Kabupaten Bandung 1.948, dan Kabupaten Bekasi 1.868 jamaah.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus