Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Anggaran Untuk Pilgub Jabar 2018 Lebih Ringan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18651.jpg

    BANDUNG–Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyambut baik atas Rancangan Peraturan Daerah tentang pembentukan dana cadangan untuk Pilgub Jabar tahun 2018 prakarsa dari DPRD Jabar. Hal itu dia ungkapkan dihadapan anggota DPRD pada rapat paripurna yang digelar Kamis (11/08/16).

    Tujuan dibentuknya Raperda tersebut adalah untuk mengalokasikan dana cadangan daerah untuk pembiayaan dana Pemilu Gubernur Jabar tahun 2018.

    “Kami telah melakukan pengkajian dan perhitungan sementara terkait dana Pilgub tahun 2018 bersama KPU, Bawaslu, Polda Jabar, Polda Metro Jaya, Pangdam III Siliwangi dan Pangdam V Jaya, estimasi untuk kebutuhan dana tersebut untuk sementara sebesar Rp 1,9 Triliun,” kata Gubernur Aher.

    Jumlah tersebut kata Aher masih bisa berkurang, yaitu dengan memakai dana sharing dengan 16 Kabupaten dan Kota di Jabar yang juga akan menyelenggarakan Pilkada serentak di hari dan tanggal yang sama di tahun 2018.

    “Jadi kita akan gunakan dana sharing, karena Pilkadanya serentak jadi bilik suara, administrasi, honorarium, operasional dan perangkat pemilu lainnya menggunakan alat yang sama,” katanya.

    Pengkajian tersebut dilaksanakan dengan pertimbangan efektifitas dan efisiensi serta berpedoman pada Permendagri Nomor 44 tahun 2015 yang telah diubah menjadi Permendagri Nomor 51 tahun 2015 tentang Pengelolaan Dana Kegiatan Pemilu Gubernur dan Wagub, Bupati dan Wabup serta Walikota dan Wakil Walikota. Perhitungan tersebut juga mengacu pada surat Menteri Keuangan Nomor S-118/MK.02/2016 tertanggal 19 Februari 2016 mengenai penetapan standar honorarium terhadap tahapan Pemilu serentak.

    KPU Jabar dan Bawaslu pun telah mengusulkan anggaran untuk tahapan Pilkada tahun 2017 sebesar 800 Milyar. Sehingga kebutuhan dana untuk Pilgub 2018 menjadi 1,1 Triliun. Bila dana tersebut dikurangi dengan dana sharing dari 16 Kabupaten dan Kota yang diperkirakan mencapai 200 Milyar, maka kebutuhan dana Pilgub tersebut menjadi 900 Milyar.

    “Jadi untuk tahun 2018 lebih ringan kan, kita akan cicil di anggaran 2017, mungkin di perubahan. Angka terakhir ini bukan perkiraan, tidak ada minus-minusan tapi sesuai dengan kebutuhan, kita akan hitung bersama sesuai dengan kesepakatan dan sesuai dengan Standar Biaya Bersama,” kata Aher.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus