Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Produksi Ikan Jabar Masih Kurang

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18966.jpg

    BANDUNG(3/9)-Produksi ikan Jawa Barat belum mencukupi kebutuhan masyarakatnya. Saat ini, provinsi dengan jumlah penduduk sekitar 46 juta ini menargetkan 1,1 juta ton ikan per tahunnya.

    Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jabar Jafar Ismail mengatakan, terdapat empat kabupaten/kota yang berkontribusi paling besar terhadap produksi ikan Jabar. Untuk ikan air tawar, daerah yang terdapat waduk menjadi yang paling banyak memproduksi yakni Kabupaten Cianjur, Purwakarta, dan Bandung.

    Adapun daerah yang paling banyak memproduksi ikan air laut adalah Kabupaten Indramayu. "Hampir 60 persen ikan air laut di Jabar berasal dari Indramayu," kata Jafar

    Jafar mengatakan, untuk menutupi kekurangan produksi, pihaknya mendatangkan ikan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain itu, pihaknya berupaya meningkatkan produksi ikan di setiap kabupaten/kota.

    Setiap tahun, Diskanla Provinsi Jabar menargetkan penyebaran 10 juta ekor bibit ikan ke 27 kabupaten/kota di Jabar. Bibit tersebut berasal dari enam UPTD yang dimiliki Diskanlut Provinsi Jabar.

    "Ikan lalawak, nilem, tawes. Itu tidak usah menggunakan pelet (pakan)," katanya. Meski begitu, dia mengakui, tingkat konsumsi ikan masyarakat Jabar masih rendah bahkan di bawah rata-rata nasional.

    Saat ini, tingkat konsumsi ikan setiap warga di Jabar sekitar 24 kilogram per orang per tahun. Sedangkan tingkat konsumsi rata-rata nasional mencapai 41 kilogram per tahun per orang.

    "Konsumsi masyarakat masih rendah," katanya. Oleh karena itu, melalui GEMAR IKAN pihaknya berharap semakin banyak masyarakat yang senang mengonsumsi ikan. (Pun)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus