Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pakistan Minati Pesawat Buatan PTDI

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19209.jpg

    BANDUNG-Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan, Jenderal Rashad Mahmood berkunjung ke PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI). Kunjungan ini disambut oleh Direktur Teknologi dan Pengembangan, Andi Alisjahbana dan Direktur Niaga dan Restrukturisasi, Budiman Saleh.

    Ikut serta dalam rombongan yakni Kapuskersin Mabes TNI, Athan RI di Islamabad, perwakilan Kedubes Pakistan di Jakarta, dan perwakilan Kodam III Siliwangi. Rombongan kerja Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan diterima di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Pusat Manajemen (GPM) lantai 9 PTDI, Jl. Pajajaran No. 154 Bandung.

    Kunjungan Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan ke PTDI untuk menjalin kembali kerjasama dan adanya ketertarikan untuk membeli CN235-220 MSA/MPA/ASW (Maritime Surveillance Aircraft/Maritime Patrol Aircraft/Anti Submarine Warfare), pesawat ini mampu mengakomodasi 4 mission console, mendeteksi target yang kecil, dilengkapi dengan FLIR (Forward Looking Infrared) untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan target serta mampu merekam situasi di sekitar wilayah terbang untuk evaluasi misi.

    Pakistan telah mengoperasikan CN235-220 sebanyak 4 unit untuk pesawat angkut militer dan pesawat angkut VIP. Pesawat terbang CN235-220 generasi terbaru buatan PTDI memiliki beberapa keunggulan, yakni adanya penambahan berat maksimum yang dapat diangkut, sistem avionik yang lebih modern, autopilot, radar pendeteksi turbulensi dan penambahan winglet di ujung sayap CN235-220. Penggunaan winglet akan membuat pesawat lebih stabil dan lebih irit bahan bakar.

    Jenderal Rashad Mahmood menyatakan puas telah menggunakan produk PTDI karena sangat efisien dan terbaik.

    "Produk PTDI cukup relevan dan akan memenuhi kebutuhan masa depan tidak hanya untuk Angkatan Laut Pakistan tetapi juga untuk Angkatan Udara Pakistan dan Angkatan Darat Pakistan,” jelas Jenderal Rashad Mahmood. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus