Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jembatan Balley Zipur 3 Kodam III Slw Dipasang di Pangandaran

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19557.jpg

    PANGANDARAN-Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Muhammad Herindra didampingi Aster Kasdam, Kazidam, Waasops dan Kapendam III/Slw meninjau dua jembatan yang putus di wilayah Kodim 0613/Ciamis, Jum'at (14/10).

    Di lokasi tersebut Pangdam menerima penjelasan dari Walikota Banjar H. Ade Uuk Sukaesih bahwa selain membuat putusnya jalur antar propinsi, amblasnya jembatan tersebut diikuti dengan putusnya jalur air bersih PDAM sehingga mengakibatkan sekitar 7000 warga Banjar harus mengambil air bersih dari mobil tangki keliling itupun tidak mencukupi. 

    Mendengar hal tersebut, Pangdam siliwangi langsung mengeluarkan perintah kepada Danrem untuk mencarikan solusi pemecahannya bekerja sama dengan Pemda, Jasa Marga dan Dinas PU, bahkan Pangdam juga menyampaikan apabila membutuhkan pengerahan pasukan tambahan untuk membantu pembangunan jembatan tersebut akan didukung.

    Setelah melaksanakan peninjauan di Jembatan Banjar, selanjutnya Pangdam menuju ke Jembatan pangandaran yang patah. Di Lokasi ini Pangdam Siliwangi bertemu dengan bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata dan Ketua DPRD Pangandaran, Iwan, ditempat tersebut Bupati yang satu hari sebelumnya sempat menghubungi Pangdam melalui telepon untuk meminta bantuan pemasangan jembatan Balley mengucapkan terima kasih karena Pasukan Yon Zipur 3 dibawah pimpinan Danyon Zipur beserta jembatan balley telah tiba di lokasi dan pagi hari itu juga Pasukan Zipur langsung melaksanakan pemetaan dimana tepatnya jembatan balley bisa mulai dipasang. 

    Pada kesempatan tersebut Pangdam juga mengeluarkan perintah kepada Kazidam dan Danyon Zipur 3 
    "Segera selesaikan pemasangan jembatan balley, jangan biarkan masyarakat pangandaran terlalu lama menunggu jembatan tersebut diperbaiki, karena bila jembatan tersebut tidak segera terpasang masyarakat akan terbebani, seperti naik dan langkanya barang barang kebutuhan pokok sehari hari, karena kendaraan pengangkut harus menempuh jalur yang lebih jauh dan itupun tetap harus dengan rekayasa lalu lintas karena sempitnya jalan yang dilalui" katanya.

    Adapun untuk pasukan Zipur yang diturunkan untuk melaksanakan pengerjaan pemasangan jembatan balley sejumlahnya satu kompi ditambah dengan para Babinsa dan pasukan kewilayahan lainnya, sedangkan untuk jembatan balley yang dipasang tersebut nantinya akan mampu menampung beban kurang lebih sebesar 25 TON. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus