Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Elektrifikasi Jabar Terus Ditingkatkan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19690.jpg

    BANDUNG-Jawa Barat menjadi lokasi dengan pengguna lsitrik terbesar di Indonesia, jumlahnya mencapai lebih dari 12 juta orang.

    "Jabar akan menjadi lumbung energi nasional. Jadi tidak usah ragu dengan kesiapan listrik di Jawa Barat. Tidak perlu berpikir untuk membangun pembangkit sendiri. Karena kami siap memberikan listrik dengan kualitas yang baik", tegas Nasri Sebayang, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN, pada acara Sarasehan Kelistrikan Hari Listrik Nasional ke-71 di Gedung Merdeka Bandung, Selasa (25/10).

    Menjelang akhir tahun 2016, rasio elektrifikasi di Jawa Barat telah mencapai 95,6%. PLN masih harus menyambung sekitar 2 juta pelanggan baru untuk merealisasikan Jabar Caang di tahun 2018 nanti.

    Sepanjang tahun 2016 PLN mencatat penambahan jumlah pelanggan sekitar 400.000, sehingga total pelanggan Jawa Barat adalah 12,9 juta pelanggan, dengan kapasitas daya terpasang pelanggan sebesar 21,6 juta Kilo Volt Ampere (kVA).

    Sementara penambahan Jaringan Tegangan Menengah mencapai 3.974 kms, penambahan trafo distribusi baru 555 unit, dan perluasan Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 10.138 kms.

    Untuk listrik pedesaan, dialokasikan dana PMN sekitar Rp 90 Miliar untuk membangun 102 kms JTM, 286 kms dan 108 gardu distribusi serta instalasi rumah tangga sasaran.

    "Kami menyadari bahwa pelayanan kami masih belum sempurna. Masih ada sebagian masyarakat khususnya di Jabar bagian selatan yang belum berlistrik. Beberapa tantangan yang kami hadapi adalah kesulitan lahan untuk memasang gardu/trafo baru untuk wilayah perkotaan. Sedangkan di pedesaan adalah beratnya medan untuk mengangkut tiang dan trafo ke lokasi", ujar Iwan Purwana, General Manager PLN Distribusi Jawa Barat. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus