Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Replikasi, Tantangan Terberat Inovasi Pelayanan Publik

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19720.jpg

    BANDUNG-Menteri Pendayagunaan  Aparatur negara dan Reformasi (PANRB) Asman Abnur mengatakan, tantangan terberat dalam pelayanan publik bukan hanya menciptakan inovasi baru, tetapi juga kemampuan instansi pemerintah  mereplikasi suatu inovasi.

    Dewasa ini telah banyak inovasi baru berhasil diciptakan, dan hampir semua inovasi yang ada berhubungan dengan kecepatan, perbaikan, dan juga dengan sistem teknologi informasi yang baik. Namun demikian, belum semua dari novasi tersebut dapat diaplikasikan dengan baik di tempat lain.

    "Replikasi inovasi dapat membantu pemerintah daerah dalam menjawab permasalahan daerah secara efektif dan efisien, menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, dan pelayanan publik yang berkualitas," ujarnya saat membuka acara forum replikasi nasional invasi pelayanan publik di Bandung, Rabu (26/10).

    Forum replikasi yang berlangsung dua hari,  Rabu - Kamis (26 -27) Oktober 2016 ini merupakan ajang untuk percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik. Forum ini mempertemukan sejumlah inovator yang pernah mendapat penghargaan dari Kementerian PANRB dengan kepala-kepala daerah agar secara cepat meniru inovasi yang telah berhasil, dan dibutuhkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Tercatat sebanyak 42 inovator dari berbagai instansi dan daerah yang hadir untuk mempresentasikan program inovasinya. Tak ketinggalan, inovasi dari Kepolisian RI juga unjuk gigi dalam even ini.  Sebanyak 11 Bupati dan 18 walkota, mengkonfirmasi hadir dalam acara ini. Selain itu, ada wakil Bupati dan wakil Walikota juga hadir. Bahkan Gubernur Sulawesi Selatan  hadir untuk mempresentasikan inovasinya.

    Forum replikasi Indonesia juga diramaikan dengan gelar inovasi, coahng clinic, konsultasi. "Acara ini juga ditindaklanjuti dengan penandatanganan Memorandum of Understanding antara inovator dengan sejumlah kepala daerah yang siap melakukan replikasi," imbuh Asman. Deputi Pelayanan Publik Diah Natalisa dalam kesempatan itu mengatakan,

     sebanyak 59 daerah  melakukan penandatanganan MoU. "Ada kepala daerah yang datang langsung, ada Sekda dan kepala SKPD," ujarnya.

    Dalam forum replikasi ini juga dilakukan pelayanan peluncuran buku Top 35 Inovasi pelayanan publik 2016, peluncuran Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP). Aplikasi ini disediakan agar masyarakat dapat mengetahui informasi mengenai jenis pelayanan, standar pelayanan, pihak yang bertanggung jawab, dan menjadi sarana evaluasi  penyelenggaraan pelayanan publik bagi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus