Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Buka Festival kopi Java Preanger

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19765.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat di Trans Studio Mall buka resmi festival Kopi Java Preanger, Jum'at (28/10). Pembukaan festival kopi ditandai dengan pembubuhan cap jempol tangan Gubernur pada lukisan yang menggambarkan kopi Jawa Barat.

    Gubernur dalam sambutannya, berharap agar produsen kopi yang juga merupakan penikmat kopi
    menggunakan dan membudayakan kopi Jawa Barat. Hal demikian karena, kopi terbaik di dunia adalah kopi yang berasal dari Indonesia (Jawa Barat), ujar Gubernur.

    Dari 20 jenis kopi di dunia, 6 terbaik di antaranya berasal dari Indonesia. Terbaik ke 1,2,3 berasal dari Indonesia (Jabar), tambah Gubernur.

    Lanjut Gubernur, bahwa kopi memiliki berbagai khasiat untuk mencegah penyakit. Para peneliti diminta untuk mengadakan penelitian mengenai kopi dalam arti teste, rasa, untuk menemukan khasiat-khasiat baru, imbuhnya.

    Gubernur minta, bahwa petani sejatinya mana kala memiliki produk bagus, agar bisa di konsumsi sendiri, baru sisanya dijual atau diekspor. Saya mengajak masyarakat Jawa Barat untuk menjadikan produk dari petani sebagai barang budaya / agriculture, seperti halnya produk kopi.

    Dalam hal meracik kopi, gubernur menganjurkan untuk bersekolah bagaimana meracik kopi yang baik, kemudian dipamerkan dan mana yg akan menjadi terbaiknya. Jangan minum kopi yang digunting. "Kopi asli adalah kopi yang digiling, buka yang digunting", ujar Gubernur.

    Sementara itu, Kadisindag Prov. Jabar Hening Widiatmoko dalam sambutan laporannya mengatakan, bahwa tujuan diadakannya festival ini adalah untuk mengingatkan dan menghidupkan kembali, bahwa kopi Jawa Barat adalah kopi terunggul, dan kopi Jawa Barat menjadi pemenang di Festival Kopi Atlanta. Selain itu, festival ini juga untuk menumbuhkan gairah industri krestif bidang perkopian sehingga mampu berdaya saing, pungkas Hening Widiatmoko.

    Selama gelaran festival kopi ini diadakan pula promosi kopi Jabar, kompetisi Cofee Fotografi contest. Kseluruh kegiatan berlangsung dari Tanggal 28-30 Oktober 2016 di Trans Studio Mall Bandung.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus