Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jadikan Monev Sebagai Ajang Inovasi

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19926.jpg

    SUBANG-Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih sangat mengapresiasi Pemerintah Desa yang telah menyediakan Pelayanan Administrasi Terpadu Desa (Pantes).

    “Jadi tidak ada lagi orang yang kebingungan kalau datang ke Kantor Desa bisa langsung dilayani keperluannya,” ujarnya pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pemerintah.

    Menurutnya dengan kemauan yang kuat ternyata bisa menghasilkan sarana pelayanan yang nyaman.

    Kemudian dirinya berharap kegiatan monitoring dan evaluasi bisa menumbuhkan inovasi aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan inovasi meningkatkan infrastruktur sarana yang ada di desa.

    Selanjutnya kata Plt Bupati, upaya menciptakan lingkungan yang bersih perlu menyediakan tempat sampah yang khusus buat sampah organik dan anorganik.

    Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Komir Bastaman memberikan peringatan pada penggunaan Dana Desa. Karena keberadaan desa akan menjadi perhatian semua orang.

    “Oleh karena itu hati-hati dalam penggunaan dana desa. Para Camat harus selalu menjalin hubungan (komunikasi) yang baik antara Kepala Desa dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” ujarnya dalam Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan di Desa Kawunganten Cikaum, Rabu (9/11/2016).

    Karena menurut Komir permasalahan muncul akibat ketidakharmonisan antar unsur yang ada dalam pemerintahan.

    Selain itu, kata Komir dalam melaksanakan suatu kegiatan harus melalui perencanaan yang baik sehingga kedepannya tidak menjadi temuan-temuan.

    “Untuk menghindarinya perlu melakukan diskusi bersama apabila ada permasalahan,” imbuhnya.

    Kemudian disampaikan bahwa APBD Kabupaten Subang sebesar Rp 2,47 triliun. Untuk pembiayaannya perlu ditingkatkan melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) salah satunya dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

    “Maka dari itu perlu ada upaya serius dalam mengelola PBB sehingga lebih optimal,” katanya.

    Kemudian Kepala Bidang Pendapatan I Dinas Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Hari Rubiyanto menyampaikan bahwa tahun 2017 akan dilaksanakan Program Kerja Gebyar Pajak Daerah. Setiap Wajib Pajak PBB akan mendapatkan nomor undian bila memanfaatkan pajak yang dikenai restoran maupun perhotelan di Kabupaten Subang.

    Kemudian akan menggulirkan Pajak Daerah Berbasis Digital, Retribusi Online, Kartu Pajak Daerah dan Aplikasi PBB.

    “Peningkatan dari Sektor PBB ini akan dapat meningkatkan penghasilan PAD Kabupaten Subang. Maka dari itu masyarakat seyogyanya bisa memanfaatkan sebaik-baiknya,” harapnya.

    Sekretaris Inspektorat Drs. H. Deden Hendriana, M.Pd., Inspektorat Daerah merupakan lembaga pembinaan dan pengawasan, setiap aturan yang dibuat oleh pemerintah harus diimplementasikan di daerah.

    “Apabila tidak dilaksanakan akan menjadi temuan dan menjadi permasalahan,” ujarnya.

    Sementara Kepala Bidang Program Disdukcapil Kabupaten Subang Drs. Otang, M.Si., menyampaikan kecamatan harus mendata setiap warganya yang memiliki KTP, bagi warga yang belum melakukan perekaman KTP untuk segera mendatangi kelurahan maupun kecamatannya masing-masing hal ini dilakukan untuk mendata jumlah penduduk.

    Selanjutnya Kepala Bidang Bina Program Dinas Kesehatan Wiwi Rayani, S.Pd.,Mars menyampaikan camat dapat mendukung pola hidup bersih dan sehat dan tidak merokok karena dapat menganggu kesehatan tubuh.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus