Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Triwulan I Lelang LPSE Jabar Tembus Rp 1 Triliun

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/lpse21.JPG

    BANDUNG- Kepala Balai Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah menyatakan hingga akhir Triwulan I tahun 2011, nilai lelang gabungan yang dilakukan melalui LPSE Jawa Barat menembus angka Rp. 1 triliun. Data tersebut berdasarkan hasil pantauan Reporting System LPSE Provinsi Jawa Barat. Jumlah tepatnya Rp.1.000.243.228.391,56 yang meliputi 351 paket, di antaranya dari Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat sebanyak 251 paket dengan nilai HPS gabungan sebesar Rp. Rp.803.040.753.027,56 dan sisanya dari Kabupaten dan Kota, Instansi vertikal dan Perguruan Tinggi serta BUMD.

    Menurut Ika, capaian tersebut tidak terlepas dari komitmen kuat Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang mendorong para kepala OPD melalui ULP Provinsi Jawa Barat untuk melaksanakan lelang di awal tahun agar pekerjaan dapat diselesaikan sepanjang tahun anggaran 2011. Di samping itu imbauan Gubernur Jawa Barat yang disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten dan Kota berhasil menambah jumlah kabupaten dan kota yang menggunakan website LPSE Provinsi Jawa Barat. Sampai saat ini sudah bergabung 22 kabupaten dan kota, dan 2 kota mengelola sistem sendiri (Kota Depok dan Kota Bogor). Tinggal 2 kota lagi yang belum menggunakan SPSE yaitu Kota Bandung dan Kabupaten Bogor.

    “Sangat dirasakan oleh instansi pengguna, terutama pemerintah daerah bahwa leadership dan komitmen Kepala Daerah berperan penting dalam penerapan e-Government, khususnya lelang secara elektronik (e-Procurement). Keberhasilan penerapan e-Procurement di Jawa Barat merupakan hasil dari leadership dan komitmen Gubernur beserta jajarannya,” tegas Ika. di Balai LPSE Bandung,Jumat (1/4) Komitmen tegas Gubernur sangat kuat sehingga para Kepala OPD antusias melaksanakan lelang. Demikian juga dengan dukungan yang diberikan DPRD menjadikan penerapan e-Procurement berjalan lancar. Diharapkan komitmen para Kepala Daerah Kabupaten dan Kota serta DPRD-nya untuk menggunakan SPSE-LKPP dapat diwujudkan menjelang diwajibkannya lelang secara elektronik pada tahun 2012.

    Menurut Ika unit-unit instansi vertikal di daerah secara bertahap mulai menggunakan website LPSE Provinsi Jawa Barat, apalagi UPT di bawah Kementerian Kesehatan telah diperintahkan untuk menggunakan LPSE terdekat, seperti yang tertuang dalam Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan R.I., Nomor : PL.01.01/III/0335/2011 Hal: Pengadaan Barang / Jasa Secara Elektronik, yang ditujukan kepada para Gubernur/Bupati/Walikota dan para Rektor Perguruan Tinggi Negeri. Di samping itu berdasarkan hasil kunjungan LPSE Kementerian Agama RI ke Balai LPSE Provinsi Jawa Barat, meminta agar LPSE Provinsi Jawa Barat melayani Panitia pada unit di bawah Kementerian Agama.

    Data per 1 April 2011, dari total paket: 351, total paket selesai :39, HPS seluruhnya: Rp.1.000.243.228.391,56, pagu selesai: Rp.97.283.844.531,76, penawaran: Rp.84.353.595.452,00 dengan efesiensi :Rp.12.930.249.079,76 (13,29 %). Sedangkan untuk OPD Barat: 251 Paket, paket selesai: 8, pagu: Rp.803.040.753.027,56, pagu selesai: Rp.14.592.257.831,76, penawaran: Rp.12.524.247.242,00 dengan efesiensi :Rp.2.068.010.589,76 (14,17 %). Jumlah Rekanan yang terdaftar atau memiliki kode akses sebanyak 6718 Rekanan/Penyedia. Sampai saat ini data tersebut masih tertinggi di Indonesia.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus