Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pagelaran Keroncong Rumpun ASEAN

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_20481.jpg

    KOTA BOGOR-Pagelaran musik keroncong sekaligus ajang silaturahmi rumpun budaya ASEAN, Minggu (18/12) hadir di Botani Square. Acara yang digagas Yayasan Komunitas Insan Keroncong Indonesia (YKIKI) bersama-sama antar seni dari Singapura dan Yayasan Warisan Johor dihadiri Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman bersama Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kota Bogor Shahlan Rasyidi, serta Ketua Harian Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor (DK3B) Arifin Himawan.

    Usmar yang sekaligus merangkap Ketua DK3B juga pembina rumpun budaya ASEAN mengatakan, keroncong di Indonesia sudah ditinggalkan oleh generasi muda. Sehingga suatu hal yang luar biasa jika negara-negara ASEAN seperti Singapura dan Malaysia sudah menggerakkan generasi-generasi dibawahnya untuk mulai mencintai keroncong.

    “Mudahan-mudahan pertemuan silaturahmi keroncong hari ini akan terus bergulir menjadi sesuatu yang lebih besar lagi,” harap Usmar.

    Dengan demikian, lanjutnya, kebudayaan keroncong ini bisa dilestarikan dan ditularkan kepada generasi berikutnya sehingga lagu-lagu keroncong bisa utuh sepanjang masa. “Mudah-mudahan rumpun budaya ASEAN ini akan terus menjadi kuat perkembangan kedepannya,“ harap Usmar lagi.

    Sementara itu Kepala Disbudparekraf Kota Bogor Shahlan Rasyidi berharap dengan dibentuknya rumpun budaya ASEAN ini lebih mempererat tali silaturahmi diantara para pencinta musik keroncong se-ASEAN.

    “Dengan adanya pagelaran ini selain ajang bersilaturahmi juga untuk lebih menanamkam rasa cinta, khususnya di kalangan generasi muda terhadap musik keroncong,” ujarnya. Selain memprioritaskan pelestarian seni keroncong, Shahlan mengatakan juga akan kembali mengembangkan permainan tradisional. “Sehingga generasi muda betul-betul mencintai pada permainan anak urang lembur termasuk musik keroncong itu sendiri,” pungkasnya. (Ismet)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus