Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Rupiah Simbol Kedaulatan Negara

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_20496.jpg

    BANDUNG-Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang (UU Mata Uang), Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan rupiah merupakan salah satu simbol kedaulatan negara yang wajib dihormati dan dibanggakan oleh seluruh warga negara Indonesia.

    Dengan demikian, sudah menjadi kewajiban bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menggunakan uang Rupiah dalam setiap transaksi di wilayah NKRI termasuk di daerah terpencil dan daerah terluar Indonesia dengan harapan semakin mendorong berdaulatnya Rupiah di negeri sendiri.

    Pengeluaran dan pengedaran uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2016 pun merupakan salah satu pelaksanaan amanat UU Mata Uang. Sesuai undang-undang, persiapan pengeluaran uang Rupiah TE 2016 telah dilaksanakan oleh Bank Indonesia (BI) berkoordinasi dengan Pemerintah.

    Sebagai tindak lanjut dari koordinasi tersebut, Pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Presiden No. 31 Tahun 2016 tertanggal 5 September 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional Sebagai Gambar Utama Pada Bagian Depan Uang Rupiah Kertas dan Rupiah Logam NKRI.

    Dengan berlakunya uang Rupiah TE 2016 ini, uang Rupiah yang beredar saat ini masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran.

    Sejumlah uang rupiah kertas yang baru dikeluarkan BI yaitu pecahan Rp 100.000 bergambar Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta bercorak merah, pecahan Rp 50.000 bergambar Ir. H. Djuanda Kartawidjaja bercorak biru, pecahan Rp 20.000 bergambar Dr. G.S.S.J. Ratulangi bercorak hijau, dan pecahan Rp 10.000 bergambar Frans Kaisiepo bercorak ungu.

    Kemudian, bank sentral juga mengeluarkan pecahan Rp 5.000 bergambar Dr. K.H. Idham Chalid bercorak kecoklatan serta pecahan Rp 2.000 bergambar Mohammad Hoesni Thamrin bercorak abu-abu dan pecahan Rp 1.000 bergambar Tjut Meutia bercorak hijau.

    Selain itu, untuk uang logam, BI mengedarkan pecahan Rp 1.000 bergambar I Gusti Ketut Pudja, pecahan Rp 500 bergambar Letjen (Purn) Tahi Bonar Simatupang, pecahan Rp 200 bergambar Dr. Tjiptomangunkusumo dan pecahan Rp 100 bergambar Prof. Dr. Ir. Herman Johanes. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus