Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Timsel KIP Kurang Transparan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_20574.jpg

    BANDUNG-Tim seleksi (timsel) komisioner Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jabar mengumumkan calon komisioner yang lolos seleksi administrasi, Kamis (22/12).

    Terdapat 63 orang yang lolos secara administratif dan berhak mengikuti tes tertulis pada tanggal 19 Januari 2014 mendatang. Setelah pengumuman ini, masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap keterbukaan informasi publik diharapkan lebih berperan aktif untuk melakukan pengawasan terhadap proses seleksi.

    Koordinator Wakca Balaka Arip Yogiawan mengatakan mulai hari ini sampai dengan saat proses seleksi berakhir, Wakca Balaka berkomitmen untuk mengawal proses seleksi komisioner KIP Provinsi Jawa Barat.
    "Agar proses pengawalan bisa berjalan efektif, Wakca Balaka meminta agar tim seleksi (timsel) lebih terbuka dalam memberikan berbagai informasi yang terkait dengan proses seleksi," tuturnya.

    Pihaknya menilai transparansi pada proses pengumuman masih kurang informatif, misalnya pengumuman tidak mencantumkan informasi mengenai latar belakang peserta. Menurutnya informasi semacam ini hanya berguna bagi para pelamar calon komisioner, sementara publik yang perlu mengetahui rekam jejak para calon sama sekali tidak mendapatkan pencerahan.

    "Bila keterbatasan tempat di media massa menjadi alasan tidak tercantumkannya informasi tersebut, seharusnya timsel memberi tahu tempat rujukan bagi masyarakat untuk mengakses informasi yang lebih lengkap, seperti website dan sejenisnya," ujarnya.

    Wakca Balaka sendiri sudah berusaha untuk mencari informasi mengenai latar belakang dari masing-masing calon dengan membuka http://jabarprov.go.id/seleksikip/. "Namun pada laman yang resmi dibuat untuk proses seleksi ini tidak terdapat informasi mengenai latar belakang calon komisioner. Keterbatasan informasi ini tentunya akan menyulitkan masyarakat untuk mencari informasi lebih lanjut terhadap para calon komisioner," katanya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus