Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ekspor Batik Ke Jepang Masih Aman

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/batik.jpg

    Bandung - Musibah gemba besar dan tsunami yang meluluhlantakan negeri Sakura/ Jepang sangat berdmpak pada kerjasama perdagangan dengan Indonesia, termasuk dengan pengusaha atau perajin batik tradisional di Bandung.

    "Dampaknya memang terasa, namun masih aman. Ekspor masih jalan," ujar Komarudin Kudiya, pengusaha batik sekaligus Ketua Harian Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB), Jumat.

    Dia menyebutkan Jepang menjadi salah satu konsumen batik tulis yang cukup besar selain negara-negara Afrika. Batik biasanya dibuat sebagai kain kimono, pakaian tradisional Jepang.

    Gempa sempat membuat khawatir ekspor batik akan terganggu, namun masih lancar karena konsumen batik bukan diwilayah terjadinya gempa.

    Namun diakui Komar, volume ekspor batik sedang turun karena sejumlah kendala, seperti harga bahan baku kain serta benag yang terus merangkak naik.

    "Harga kain naik diatas 50% bahkan ada yang 200%, ini menyulitkan produksi perajin batik, dampaknya produksi terbatas."

    Sementara terkait bahan baku, dia menyatakan masih impor dari luar negeri. Khususnya kain sutra yang harus diimpor dari China.

    Jepang selama ini menjadi konsumen terbesar untuk batik tulis sementara negara Afrika lebih menggemari batik printing. Guh

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus