Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Rumah Sakit Al Ihsan Targetkan Penambahan Ruang Rawat Inap

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/rsud_alihsan.jpg

    Rumah Sakit Al Ihsan yang berlokasi di Baleendah, Kabupaten Bandung saat ini menargetkan adanya penambahan ruang rawat inap. Berdasarkan rencana yang ada, penambahan akan dilakukan secara bertahap, dan akan dimulai tahun 2012 mendatang, papar Direktur Rumah Sakit Al Ihsan, Hany Rono dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id (13/4).

    Menurut Hany, penambahan ruang rawat inap di Rumah Sakit Al Ihsan urgen untuk dilakukan mengingat trend pasien yang 95% didominasi oleh warga sekitar Kabupaten Bandung terus meningkat, dimana untuk jumlah pasien yang mempergunakan pelayanan gakin dari tahun 2008 ke tahun 2010 meningkat spektakuler mencapai 3000%.

    Untuk pasien yang membutuhkan pelayanan antara lain : poliklinik dan rawat inap juga mengalami lonjakan yang cukup tajam sehingga untuk memaksimalkan layanan di Rumah Sakit Al Ihsan, dari ruang rawat inap yang kini tersedia sebanyak 220 kamar, idealnya dapat bertambah menjadi 1.000 ruangan.

    Perihal kebutuhan sarana, sudah disampaikan kepada Pemprov. Jabar dan rencana tersebut mulai akan direalisasikan secara bertahap pada tahun depan. Penambahan sarana berupa rawat inap, di sisi lain urgen untuk dilakukan mengingat Rumah Sakit Al Ihsan dipersiapkan menjadi rumah sakit rujukan setelah RSHS.

    Penambahan sarana dan prasarana, sambung Hany dalam tahun ini juga direalisasikan, diantaranya dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 45 miliar dengan dana yang bersumber dari APBD Provinsi Jabar tahun 2011, siap dibangun antara lain ruang IGS sebanyak 5 lantai.

    Sementara itu, berkaitan dengan persiapan Rumah Sakit Al Ihsan menjadi rumah sakit rujukan, kini sedang dipersiapkan pembaharuan izin dan akreditasi rumah sakit. (Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus