Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Netty : 7 Hal Favorit Siswa di Sekolah, Bikin Miris

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_20942.jpg

    SUKABUMI-Sebuah lembaga survei swasta di Indonesia melakukan penelitian tentang hal-hal yang disukai para pelajar di sekolahnya. Hasilnya ternyata diluar dugaan dan membuat miris. Responden penelitian ini sebagian besar adalah siswa SMA/SMK, yang notabene adalah ujung tombak pendidikan.

    Hasil survei menyebutkan, ada tujuh hal yang menjadi favorit siswa di sekolah, yakni jam pelajaran kosong, tidak ada tugas dan pekerjaan rumah, ulangan harian yang diundur, tidur di kelas, jam pelajaran olahraga, makan di kantin, serta rapat guru.

    Menurut Bunda Literasi Jawa Barat Netty Heryawan, hasil survei ini sangat memprihatinkan. Di saat pemerintah sedang giat menggemborkan program-program pencerdasan bangsa, anak-anak kita ternyata menganggap sekolah sebagai siksaan.

    "Apa yang salah dengan fenomena ini?", kata Netty saat menjadi narasumber pada Acara Rapat Koordinasi Pengelolaan Pendidikan kepada Para Kepala Sekolah, Guru dan Pengawas SMA/SMK/SLB se-Wilayah III di SMAN 1 Kota Sukabumi, Jl. RH. Didi Soekardi No. 124 Kota Sukabumi, Jum'at (20/01/2017).

    "Ini artinya tidak semua anak, khususnya di Jawa Barat, siap untuk sekolah," pungkasnya.

    Boleh jadi, ungkap Netty, fenomena tersebut terjadi karena tidak adanya rasa tenang dan nyaman bagi para siswa, sehingga banyak diantara mereka yang datang ke sekolah dengan terpaksa. Untuk itu, sesuai dengan peraturan baru yang menginstruksikan tiap sekolah untuk membentuk sekolah ramah anak, Netty mengajak seluruh stakeholder untuk turut merealisasikan sekolah menjadi tempat yang menyenangkan bagi siswanya, sehingga siswa tidak lagi menganggap sekolah sebagai sumber beban pikiran, melainkan justru siswa merasa berat saat meninggalkan sekolah.

    "Coba kita renungkan bagaimana bila institusi pendidikan hanya menjadi pihak ketiga yang diandalkan orangtua untuk mendidik anaknya," ujar Netty.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus