Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Anggaran Kabupaten Sumedang perlu di”Siasati”

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21102.jpg

    SUMEDANG-Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappppeda), menggelar Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan Kabupaten Sumedang tahun anggaran 2018, di Pendopo IPP selasa, (31/1).
     
    Pada Rakor yang  dihadiri  sekitar 400 orang peserta tersebut, mengusung tema “ akselerasi pemerataan  pembangunan melalui optimalisasi pengembangan potensi wilayah”. Rakor itu sendiri dihadiri Bupati sumedang, H. Eka Setiawan, Sekda zaenal alimin,  staff ahli bupati, anggota DPRD, para kepala SKPD, para camat, para lurah, kepala desa, dan FDM (Forum Delegasi Musrenbang).

    Kepala Bapppeda Sumedang Sanusi Mawi, menyampaikan bahwa kegiatan rakor perencanaan pembangunan daerah merupakan tindak lanjut dari RPJMD.  Ia pun mengungkapkan bahwa kegiatan dan anggaran dari tahun ke tahun belum menggembirakan dan belum mencapai target. 

    Senada dengan Uci panggilan akrab dari Sanusi Mawi, Anggota Banggar DPRD Sumedang Edi Askari yang turut hadir pada kesempatan tersebut juga menyampaikan permohonannya kepada bupati, agar bisa bersama- sama membangun Sumedang. “dalam kesempatan ini, dalam hal membangun sumedang, atas nama DPRD berharap agar kegiatan-kegiatan yang belum mencapai target di tahun 2016 lalu bisa secepatnya dituntaskan,” ucapnya.

    Sementara itu Bupati Sumedang dalam sambutannya menjelaskan bahwa berhasilnya proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di kabupaten Sumedang tidak akan terlepas dari dukungan penuh masyarakat dalam segala bentuk upaya  untuk mewujudkan pembangunan yang adil, makmur, sejahtera dan berkelanjutan. 

    “Salah satu bentuk nyata  keterlibatan  partisipasi aktif masyarakat, diawali dengan keikutsertaannya dalam proses perencanaan pembangunan daerah yakni  dalam bentuk musyawarah perencanaan pembangunan atau musrenbang. 

    Eka juga menjelaskan bahwa idealnya pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan melibatkan masyarakat atau pemangku kepentingan mulai dari tahapan proses, penyusunan, dan pelaksanaan secara bersama memikirkan bagaimana membiayai dan mengimplementasikan hasil musyawarah perencanaan pembangunan. 

    Eka pun berharap agar  para peserta yang hadir pada kesempatan tersebut, untuk sesegera mungkin menyelesaikan target–targetnya. 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus