Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kahatex Sumbangkan Tanah Untuk Pembangunan Sekolah

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21329.jpg

    SUMEDANG-Kunjungan kerja Bupati Sumedang Eka Setiawan ke perusahaan-perusahaan di wilayah Kabupaten Sumedang diawali dengan mengunjungi PT. Kahatex dan dilanjutkan ke PT. Dewhirst, yang kesemuanya berlokasi di jalan raya Rancaekek Kecamatan Cimanggung, Senin (13/2).

    Eka Setiawan didampingi oleh asisten pembangunan, asisten administrasi, staf ahli bidang pembangunan, ekonomi, dan keuangan, kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi, Camat Cimanggung, perwakilan dari BPJS dan ketenagakerjaan, Forkopimka, ketua APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia), dan dari SKPD terkait lainnya.

    Dikatakan Bupati Eka, kunjungannya ke perusahaan-perusahaan seperti yang ia lakukan saat itu ke PT. Kahatex dan PT Dewhirst, selain untuk bersilaturahmi juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang ia lakukan bersama Apindo Kab. Sumedang bersama para pengusaha sebelumnya, tepatnya yang dilaksanakan pada bulan Januari yang lalu terkait rencana kerja Bupati Sumedang untuk berkunjung ke perusahaan-perusahaan yang terdapat di wilayah Kabupaten Sumedang.

    Pada kesempatan tersebut Ketua Apindo Kabupaten Sumedang, Endang Juhana menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Sumedang, karena telah meluangkan waktunya untuk mengunjungi perusahaan. Dikatakan Endang, dengan kondisi persaingan global seperti dibukanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), membuat dirinya selaku ketua Apindo merasa was-was terhadap laju beberapa perusahaan yang terdapat di wilayah kecamatan jatinangor dan cimanggung.

    “Kami apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah meluangkan waktunya untuk berkunjung ke perusahaan-perusahaan yang ada khususnya di wilayah cimanggung dan jatinangor ini, dan mudah-mudahan dengan kunjungan yang dilakukan oleh bapak (Bupati), dapat membangkitkan semangat kami (para pelaku usaha),” ujarnya.

    Dalam agenda kunjungan Bupati tersebut dimanfaatkan pula oleh para direksi perusahaan untuk mengungkapkan berbagai permasalahan yang dialami oleh perusahaan. Seperti saat Bupati berada di PT. Kahatex, Kepala bidang lingkungan yang juga merupakan Humas PT. Kahatex, Ludi Sutedja, yang “curhat” di hadapan Bupati Eka, terkait PT. Kahatex dengan jumlah karyawan mencapai 36.000 orang yang selalu dikambinghitamkan dengan seringnya mendapatkan pemberitaan miring di beberapa media, baik televisi maupun koran terkait kemacetan jalan, banjir, dan limbah.

    “Hal yang paling berdampak dengan adanya masalah hukum tentang Izin Pengolahan Limbah Cair (IPLC) yang sampai saat ini masih bergulir, dan hal tersebut telah menurunkan sebanyak 20% order kami,” paparnya.    

    Ludi pun menuturkan, bahwa dirinya bersama pihak perusahaan memiliki kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Hal itu pun ditunjukkan akan memberikan lahan yang terletak di Desa Jayamukti seluas 4.800 meter persegi kepada Pemda Sumedang, yang bisa digunakan untuk kepentingan pendidikan.

    “Perusahaan (PT. Kahatex) juga telah beritikad baik, yang sejak dari tahun 2009 lalu kami berniat untuk membangun sekolah di daerah desa Jayamukti yang kemudian karena tidak ada tindak lanjut, dalam perjalanannya tanah tersebut diminta oleh Dinas Pendidikan. Kami pun telah mengirim surat kepada Bupati perihal tanah yang akan kita berikan kepada Pemerintah Daerah tersebut,” ujar Ludi.

    Menanggapi segala keluhan perusahaan yang diterima, Bupati Eka pun langsung merespon dan berjanji untuk turut memfasilitasi segala kendala yang terjadi terhadap perusahaan. Eka pun menyatakan bahwa dirinya menginginkan agar perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Sumedang bisa berjalan lancar sesuai dengan rencana-rencana yang telah ditentukan oleh perusahaan. Oleh karena itu, Ia pun mengharapkan agar dari pihak perusahaan bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah, dengan dilaksanakannya pengawasan secara berkelanjutan oleh pemerintah daerah.

    ”Saya kira inti dari pertemuan ini saya bisa lebih mengetahui segala kendala yang dialami oleh tiap perusahaan, seperti masalah perijinan, tera alat, dan lainnya. Saya akan coba cek, mudah-mudahan saya bisa turut memperbaiki proses-proses pemerintahan yang belum optimal. Saya pun menginginkan agar birokrasi di Sumedang transparan juga,” jelas Eka.  

    Agenda kunjungan Bupati Sumedang khususnya di PT. Kahatex pun dilanjutkan dengan melakukan peninjauan pencelupan kain dari mulai pengolahan kapas sampai menjadi benang dilanjutkan pencelupan benang dari yang mentah lalu proses perajutan benang yang terakhir sampai menjadi jersey.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus