Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pecahkan Rekor Uji Emisi, Gubernur Jabar Terima Piagam MURI

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/emisi.jpg

     

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menerima Piagam Museum Rekor Indonesia (MURI) karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat berhasil memecahkan rekor MURI dalam hal kendaraan terbanyak yang mengikuti uji emisi. Tercatat dalam tempo 6 jam, jumlah kendaraan yang ikut uji emisi mencapai 1.089 unit. Jumlah tersebut dinilai MURI jauh melampaui rekor sebelumnya yang ditoreh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yakni sebanyak 700 unit pada tahun 2007.
     
    "Ini sebuah simbol usaha kita untuk memeriksa emisi gas buang kendaraan. Tapi yang jelas, kemampuan kita dalam uji emisi ini melebihi (rekor) DKI Jakarta. Mudah-mudahan ini merupakan awal yang baik dalam upaya kita menekan tingkat polusi udara dan menciptakan kawasan yang bersih, sehat dan nyaman," kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan kepada wartawan usai menerima penghargaan tersebut, di Halaman Gedung Sate, Kamis (21/4) sore.
     
    Lebih lanjut Heryawan menyatakan sebagai tindak lanjut dari pemecahan rekor tersebut, Pemprov Jabar pun menetapkan kawasan bebas emisi di komplek Gedung Sate. "Gedung sate jadi ada ruang khusus untuk kendaraan yang sudah lolos uji emisi,” ujarnya. Dalam uji emisi tersebut, kendaraan dinas Gubernur Jawa Barat dinyatakan lolo uji emisi dengan kadar 0,006 jauh di bawah ambang batas sebesar 1,5. "Kendaraan dinas  Gubernur yang pertama melakukan uji emisi ini. Dari ambang batas standar 1,5, kendaraan saya hasil tesnya 0,006. Bayangkan, 6 per 1.000, mantap," ujarnya dengan wajah berseri.
     
    Sementara Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja menyatakan kegiatan uji emisi merupakan bagian dari kebijakan Gubernur Jawa Barat dalam mereduksi polusi udara. Hal lain yang juga dilaksanakan diantaranya adalah; area parker bebas polusi, efisiensi bahan bakar, mendorong pengalihan Baha Bakar Minyak ke Bahan Bakar Gas, pengembangan transportasi massal dan kampanye bersepeda ke tempat kerja.
     
    Menurut Setiawan kegiatan uji emisi akan dilakukan secara rutin dengan jadwal yang akn ditentukan bersama instansi terkait. Tercatat pada kegiatan uji emisi kali ini dari 1.089 kendaraan yang mengikuti, ternyata ada 40 kendaraan yang dinyatakan tidak layak. Untuk yang dinyatakan layak diberikan tanda khusus berupa stiker yang ditempelkan di kaca depan. Suksesnya acara uji emisi ini, berkat kerjasama yang baik antara BPLH Kota Bandung, Dinas Perhubungan Kota Bandung dan Asosiasi Perbengkelan Indonesia (Asbekindo).
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus