Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    KORPRI Indramayu Bekali Pensiunan Modal Usaha

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21398.jpg

    INDRAMAYU-Para pensiunan yang ada di Kabupaten Indramayu patut berbangga dan bersyukur. Pasalnya mereka mendapatkan modal usaha sebagai bahan untuk ladang usaha ketika masuk usia pensiun yang besarannya mencapai Rp 15 juta. Pemberian modal usaha tersebut diberikan dalm bentuk ‘Bantuan Dana Purna Tugas’ atau orang banyak menyebutnya ‘Kadeudeuh’.

    Pada Jum’at (17/02/2017) di Ruang Dalam Pendopo Indramayu sebanyak 70 pensiunan menerima bantuan modal tersebut. Kebijakan dari para pengurus Korpri Kabupaten Indramayu ini sebagai upaya untuk mensejahterakan anggotanya yang diambil dari iuran anggota KORPRI selama masih aktif yang dibayarkan setiap bulan. Ketika PNS tersbut masuk usia pensiun maka bantuan modal itu diberikan bersamaan dengan diterimanya SK pensiun.

    Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah menjelaskan, pemberian bantuan modal usaha bagi para pensiunan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2000 yang lalu. Seiring dengan perubahan regulasi keuangan dan dinamika birokrasi maka terus mengalami perubahan dan penyempurnaan. Hasilnya, para PNS sangat terbantu dengan kebijakan ini. Bahkan Kabupaten Indramayu menjadi rujukan dari daerah lainnya untuk melakukan studi banding tentang kebijakan ini.

    “Kita berharap dengan bantuan dana purna tugas ini bisa dijadikan sebagai modal usaha, sehingga ketika pensiun mereka ada kegiatan dan bisa kembali memiliki usaha untuk kelangsungan hidup keluarganya,” kata Anna.

    Sementara itu Ketua KORPRI Kabupaten Indramayu, H. Munjaki mengatakan, pada hari Jum’at (17/02/2017) jumlah pensiunan yang mendapatkan bantuan dana purna tugas sebanyak 70 orang dengan rincian 32 orang karena batasan usia pensiun, 9 orang atas permintaan sendiri, dan 29 orang karena meninggal dunia dengan jumlah dana yang dibayarkan mencapai Rp 999 juta.

    “Kita sempat terhenti pemberian bantuan bagi para purna tugas ini karena adanya kebijakan pemotongan anggaran yang ternyata berdampak bagi pembayaran tunjangan daerah. Saldo akhir per 16 Februari 2017 ini yang tercatat di kas KORPRI Indramayu mencapai Rp 1,4 miliar,” tegas Munjaki.

    Sementara itu beberapa pensiunan yang baru saja menerima dana tersebut merasa sangat bersyukur dan akan memanfaatkan bantuan modal usaha tersebut untuk berdagang ataupun membuka usaha lainnya yang bisa ia lakukan. DENI SANJAYA / Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Indramayu

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus