Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tekan DBD, Kecamatan Indramayu Canangkan PSN

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21558.JPG

    INDRAMAYUKAB-Kecamatan Indramayu berkomitmen untuk terus menekan laju wabah Demam Berdarah Dangue (DBD) yang ada di wilayah tersebut. Komitmen itu ditunjukan oleh semua pihak dengan terjun langsung dan membuat gerakan yang diikuti oleh kalangan kesehatan, pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kader lainnya.

    Gerakan yang dimaksud adalah Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) ‘Berbasis Satu Rumah Satu Kader Jumantik’ yang dicanangkan di SD Unggulan Indramayu, Jum’at (24/02/2017).

    Camat Indramayu, Sugeng Heryanto menjelaskan, dengan melibatkan siswa sebagai kader jumantik di rumahnya masing-masing ini diharapkan bisa menekan laju wabah DBD. Para siswa diberikan tugas mandiri dari sekolahnya masing-masing agar setiap hari Jum’at mereka bisa memberisihakn jentik nyamuk seperti yang ada di bak mandi, air yang tergenang, maupun mengubur benda-benda yang tidak terpakai dan manaburkan bubuk abate ke bak mandinya.

    “Para siswa ini diberikan kartu kendali dan pengawasan dari gurunya, setiap jum’at mereka harus membersihkan dengan panduan orang tuanya. Mudah-mudahan pola PHBS bisa tertanam sejak anak-anak,” tegas Sugeng.

    Sugeng menambahkan, jumlah kasus DBD yang muncul di Kecamatan Indramayu pada tahun 2015 sebanyak 108 kasus (9 meninggal), dan tahun 2016 sebanyak 139 kasus (8 meninggal). Dari jumlah kasus tersebut, sebagian besar korbannya adalah anak-anak yang masih sekolah.

    Untuk itu dengan menggerakan siswa di Kecamatan Indramayu mulai dari PAUD, TK, SD/MI, SLTP, SLTA yang berjumlah sebanyak 26.197 siswa, maka ini bisa membuat gerakan serentak yang dilakukan setiap Jum’at.

    Sementara itu Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah melalui Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Indramayu, Nana Pasae menjelaskan, dengan menggerakan para siswa untuk menjadi kader maka manfaatnya bisa dirasakan oleh siswa itu sendiri apalagi jika dilakukan gerakan rutin setiap Jum’at.

    Harapannya, setelah para siswa diberikan edukasi disekolah maka mereka juga bisa memberikan edukasi kepada orang tuanya dengan cara masing-masing. Mudah-mudahan dengan gerakan serentak ini ada trend positif dalam pengurangan DBD di Kecamatan Indramayu.

    “Cara efektif dalam memberantas nyamuk adalah dengan menerapkan PSN ini melalui pembasmian jentik nyamuk. Jika pakai foging itu hanya bisa dirasakan satu minggu, setelah itu datang lagi,” tegas bupati.  DENI SANJAYA / Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Indramayu

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus