Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    N219 Handal di Daerah Terpencil

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21593.jpg

    BANDUNG-Dirut PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Budi Santoso mengatakan produksi N219 murni dilakukan oleh anak-anak bangsa, mulai dari desain sampai produksinya. N219 ini tentunya akan menjadi pesawat andalan Indonesia untuk menyatukan daerah terpencil di seluruh pulau di Indonesia.

    Pesawat N219 adalah pesawat yang benar-benar baru yang sebelumnya hanya berbentuk dokumen rancangan diatas kertas. Pembangunan prototype adalah bagian terpenting dari pengembangan pesawat terbang, dimana seluruh pemikiran dan persepsi rancangan diimplementasikan menjadi sebuah pesawat yang secara fisik berfungsi.

    Dalam proses ini pasti terdapat berbagai permasalahan-permasalahan teknis karena komponen pertama kali dibuat. Ini dapat ditemui selama detail part manufacturing maupun integrasi (assembly), baik itu terkait desain yang harus diperbaiki maupun tools yang membantu penyelesaian detail part.

    "Setiap masalah yang timbul harus diselesaikan dengan teliti, tidak hanya barang fisiknya, tapi juga dokumen pendukungnya. Hal ini biasa didalam pembangunan prototype pesawat baru," imbuhnya.

    Dengan dukungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara/The Directorate General of Civil Aviation (DGCA) Kementerian Perhubungan RI, proses sertifikasi pesawat N219 berjalan sangat baik. Proses sertifikasi dilakukan pada dua aspek yaitu Aspek desain dan analisis, dan Aspek pembangunan fisik pesawat prototype.

    "Proses sertifikasi untuk aspek desain dan analisis, tim Kementerian Perhubungan memeriksa satu persatu dokumen yang dibuat oleh engineer PTDI, penyelesaian satu dokumen bisa membutuhkan beberapa kali pertemuan," ucapnya.

    Sedangkan pada aspek fisik prototype, tim Kementerian Perhubungan memeriksa part-part yang akan diintegrasikan (assembly), hal ini untuk memastikan bahwa part yang dibuat sudah sesuai dengan desain dari engineer. Mengingat banyaknya dokumen (lebih dari 300 dokumen/buku, dan lebih dari 3.000 gambar teknis dan equivalen part yang harus direview.

    "PTDI juga telah membangun beberapa laboratorium untuk mendukung berbagai macam pengujian, laboratorium yang telah kami bangun diantaranya laboratorium avionic, laboratorium electrical power system, laboratorium hidrolik dan simulator pesawat N219," ujarnya. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus