Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Empat perusahaan menutup agenda kunjungan Bupati Eka

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21736.JPG

    SUMEDANG-Empat Perusahaan yakni PT. Sunson TM.TBK, PT. Polyfin Canggih, PT. Insan Sandang Internusa, dan PT. Kaldu Sari Nabati menutup agenda kunjungan Bupati Sumedang ke perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Sumedang, Senin, (6/3).

    Dikatakan Bupati Sumedang, Eka Setiawan, kunjungan ke perusahaan-perusahaan yang ia lakukan, selain sebagai media silaturahmi juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang ia lakukan bersama Apindo Kabupaten Sumedang bersama para pengusaha sebelumnya, tepatnya yang dilaksanakan pada bulan Januari yang lalu terkait rencana kerja Bupati Sumedang untuk berkunjung ke perusahaan-perusahaan yang terdapat di wilayah Kabupaten Sumedang.

    Pada kunjungannya ke tiap perusahaan yang telah berhasil menyerap ribuan tenaga kerja asal Kabupaten Sumedang, Bupati yang selalu didampingi Para Asisten, Staff Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan, para Kepala SKPD terkait, Kabag Humas dan Protokol serta Camat Cimanggung dan Camat Jatinangor tersebut, memiliki susunan agenda mendengarkan Curicullum Vitae dari masing-masing perusahaan, serta menampung berbagai kendala yang dialami perusahaan selama menjalankan usahanya dan ditutup dengan kunjungan lapangan untuk melihat proses produksi perusahaan.

    Dari hasil kunjungan Bupati ke tiap perusahaan tersebut didapat hasil berupa berbagai kendala yang selama ini menjadi masalah perusahaan yang bisa menjadi faktor penghambat laju perusahaan, baik hal teknis maupun non teknis, seperti masalah perijinan, lingkungan, peneraan timbangan yang semula dikelola oleh Provinsi dan saat ini telah dilimpahkan kewenangannya ke tiap kabupaten/kota, hingga masalah banjir, macet dan keikusertaan karyawan dalam program BPJS Kesehatan yang sampai saat ini belum semua perusahaan mendaftarkan karyawannya dengan alasan tertentu.

    Terkait peneraan timbangan, diakui Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kab. Sumedang, H. Dicky Rubiana yang mengatakan bahwa implementasi dari peneraan yang harus dilakukan oleh kabupaten, sampai dengan saat ini pihaknya masih belum memiliki tenaga ahli untuk melakukan peneraan. “Untuk pelaksanaan peneraan di perusahaan, saat ini kita masih meminta bantuan kepada tenaga ahli yang berasal dari Provinsi, dan idealnya kita (Sumedang) memiliki lima tenaga ahli fungsional untuk peneraan,” kata Dicky. 

    Menanggapi berbagai kendala yang dialami oleh perusahaan khususnya yang berkaitan dengan pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang, Bupati Eka pun berjanji untuk memperbaikinya secara bertahap. “Tentunya setuntasnya kita melaksanakan kunjungan ke perusahaan, akan kita tindaklanjuti dengan melakukan evaluasi kepada aspek yang berkaitan untuk kemajuan perusahaan,” ujar Eka.

    Dalam setiap kunjungan yang dilakukan, Eka pun menghimbau kepada setiap perusahaan agar melaksanakan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten terkait program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, sehingga setiap program CSR yang dimiliki perusahaan akan lebih terarah sehingga bisa sesuai dengan sasaran. “Terkait program CSR, saya harap perusahaan sebelumnya bisa melakukan koordinasi dengan tim fasilitasi CSR kita, sehingga akan lebih fokus dan bersinergi. Selain itu, tentu kita juga bisa membantu ekspose ke media perihal CSR perusahaan nantinya, bahwa perusahaan yang ada mempunyai kepedulian terhadap masyarakat yang ada di lingkungan perusahaan dan masyarakat kab. Sumedang,” tandasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus