Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    43.144 KK Belum Terlayani Jaringan Listrik

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_0234.jpg

    GARUT- Di Kabupaten Garut terdapat pembangkit listrik yang mampu memasok energi listrik untuk pulau Jawa, Madura, dan Bali, yaitu PLTP Darajat dan Kamojang, namun masih banyak warga masyarakat yang belum mendapatkan pelayanan jaringan listrik PLN. Dari 42 Kecamatan yang ada di Kabupaten Garut, berdasarkan data yang masuk untuk pengajuan pembangunan listrik pedesaan (Lisdes), sebanyak 43.144 kepala Keluarga (KK) di 27 Kecamatan masih belum terlayani jaringan listrik.

    Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Garut, H. Budiman,SE,M.Si pada acara Rapat Koordinasi pembahasan percepatan program pembangunan listrik pedesaan di Kabupaten Garut dalam rangka kegiatan pembinaan, pengawasan pertambangan dan pengelolaan panas bumi berkelanjutan tahun 2011, Kamis (28/4) bertempat di Hotel Sabda Alam. Turut hadir memberikan materi Direktur Panas Bumi, Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementrian Energi dan Sumberdaya Mineral Sugiharto Harsoprayitno,M.Sc; Dion Kumoro dari Chevron Geotermal Indonesia (CGI); Humas PLN Distribusi Jabar Banten Adang Zarkasi serta sebanyak 30 orang peserta dari SOPD  lingkup Pemerintah Kabupaten Garut.

    Lanjut H. Budiman, berdasarkan data rasio elektrifikasi yang masuk dari 35 Kecamatan terdapat 185.721 KK yang belum berlistrik. Keterlambatan penyalaan/penyambungan dikarenakan adanya kekurangan/belum dipasangnya KWH meter dari PLN; letak geografis yang berbukit dan cenderung berada di daerah rawan bencana alam; yang mengakibatkan akses jaringan listrik sulit dan menimbulkan biaya ekonomi tinggi; adanya pemukiman yang terpisah oleh kawasan hutan yang dikelola perhutani, sehingga kesulitan untuk memanfaatkan kawasan hutan tersebut sebagai jalur jaringan listrik. Lebih ironis, di sekitar kecamatan yang ada lokasi Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) panas bumi masih ada masyarakat yang belum menikmati listrik.

    Atas dasar kondisi tersebut, rakor ini diharapkan dapat menghasilkan upaya pemberian pelayanan yang terbaik bagi masayarakat Kabupaten Garut yaitu salah satunya memberikan pelayanan dalam memenuhi kebutuhan dasar energi melalui pembangunan infrastruktur listrik, khususnya bagi masyarakat yang belum menikmati listrik di sekitar WKP; adanya penyediaan alokasi anggaran dari program Comunity Development (CD) untuk pembanguan infrastruktur listrik pedesaan yang dikoneksikan dengan jaringan listrik PLN untuk didistribusikan kepada masyarakat, dengan prioritas masyarakat yang bersinggungan langsung dengan WKP.

    Menurut Kepala Dinas Sumber Daya Air Dan Pertambangan (SDAP) Kab. Garut Ir.H.Widiyana,CES menjelaskan rakor ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan percepatan program pembangunan yang sudah dan akan dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Garut dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat; melakukan pembahasan terhadap beberapa permasalahan bidang ketenagalistrikan di Kabupaten Garut; serta guna mengetahui hal yang berkaitan dengan pembinaan, pengawasan pertambangan dan pengelolaan panas bumi.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus