Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bima : Nama KH Tb.Muhammad Falak Diabadikan Sebagai Nama Jalan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21876.JPG

    BOGOR-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor memiliki tekad yang bulat untuk 
    mengabadikan nama KH. Tubagus Muhammad Falak menjadi salah satu nama jalan di Kota 
    Bogor. 

    Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya dihadapan para jamaah dan warga Kota Bogor yang hadir dalam acara Haul KH. Tubagus Mauhammad Falak (Abah Falak) di Pondok Pesantren Al Falak Pagentongan, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu (11/03/17) malam.

    Rencananya nama Tubagus Muhammad Falak akan digunakan untuk jalan Regional Ring Road (R3) atau terusan Jalan Pandu Raya, Bantarjati. Namun karena terkendala dalam proses pembangunannya, Bima menuturkan banyak memiliki opsi lain untuk merealisasikan rencana tersebut.

    "Malam ini izinkan saya untuk menyampaikan janji sebelum jabatan saya sebagai walikota berakhir nama KH Tb. Muhammad Falak sudah diabadikan menjadi salah satu jalan di Kota Bogor,” kata Bima yang disambut para jamaah.

    Menurut Bima, pengabadian nama KH. Tb. Muhammad Falak didasari banyak hal diantaranya sepak terjang Abah Falak nama lainnya sebagai seorang ulama dan pejuang. 

    "Bagi saya Abah Falak 
    adalah seorang reformis dan pejuang. Reformis dalam artian mengajak umat dari kegelapan 
    menuju cahaya seperti yang dilakukan Rasulullah, mereformasi sehingga kita pada hari ini 
    merasakan suasana berbeda terkait akidah kita. Hal ini dilakukan Abah Falak sekembali dari 
    menuntut ilmu di Mekkah selama 21 tahun,” ujanya.

    Bima bercerita, sosok Abah Falak bukan hanya seorang ulama tapi juga seorang pejuang, melihat kesengsaraan para petani akibat kekejaman penjajah beliau tidak tinggal diam, Abah Falak ikut mengangkat senjata memerangi penjajah. Namun ada dua hal 
    yang luar biasa dari Abah Falak, beliau dikenal dalam ilmunya dan luas pergaulannya.

    ” Saat ini banyak dari kita yang hanya memiliki salah satu dari keduanya, tapi yang bahaya dan 
    gawat adalah cetek ilmunya dan sempit pergaulannya. Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi 
    bagi kita,” tuturnya.

    Diakhir sambutannya, Bima yang didampingi Kapolresta Bogor Kota Kombes Suyudi Ario Seto dan Komandan Kodim (Dandim) 0606 Kota Bogor Letkol. Arm Dodi Suhardiman mengajak semua jamaah untuk merapatkan barisan untuk meneruskan perjuangan dan menjaga nama baik Abah 
    Falak. (humas:rabas/adt) SZ

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus