Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemkot Bogor Percepat Langkah Wujudkan Kota Layak Anak

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21946.jpg

    BOGOR-Di luar negeri baik itu saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau pemilihan presiden, isu yang sangat menarik perhatian adalah mengenai keluarga dan anak. Namun tidak demikian dengan di Indonesia, yang malah mengangkat isu-isu lain seperti pendidikan dan pelayanan kesehatan gratis.

    Tapi, justru isu itulah yang ditawarkan oleh para kandidat di luar negeri kepada para masyarakat karena mereka menjadikan dan memandang soal keluarga dan anak itu sebagai salah satu isu sentral.

    Wali Kota Bogor, Bima Arya mengungkapkan hal tersebut saat membuka sosialisasi Konvensi Hak Anak Dan Kota Layak Anak di ruang Paseban Sri Bima, Balaikota, Selasa (14/03/17).

    "Bahkan di Australia itu ada paket politik, family first. Keluarga yang paling utama. Saya sendiri heran kenapa isu-isu itu yang diangkat. Sementara di Indonesia sangat politik sekali," kata wali kota.

    Namun akhirnya, kata Bima, saat ini dirinya baru menyadari bahwa jika pada akhirnya adalah semua tentang kesejahteraan keluarga. Jadi, lanjutnya, keluarga menanti pemerintah untuk membangun keluarga yang sakinah mawadah warahmah. "Itu esensinya. Jadi isu keluarga ini sangat penting," tegasnya.

    Menurutnya, kini sederhana saja bahwa yaitu menjadikan Kota Bogor sebagai kota keluarga. Tentu ini tidak hanya cukup pada komitmen untuk menjadikan Kota Bogor sebagai kota layak anak dan bukan pula hanya sekadar memenuhi target pemerintah pusat atau konvensi hak anak, tetapi secara substantif ingin benar-benar merealisasikannya agar anak-anak merasa nyaman tinggal di Kota Bogor baik secara fisik maupun non fisik.

    "Jadi pada intinya mari kita percepat langkah-langkahnya mulai dari yang administratif dan jangan ada sedikit pun unsur politik di dalamnya," pungkasnya.

    Kegiatan ini, selain diikuti Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA), Artiyana Yanar Anggraini, juga turut dihadiri Tim Penilai dari Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ikeu Tanziha. (Donni/Foto:Hari) SZ


    Tim verifikasi P2WKSS Jabar Minta Perbaikan di Muara Kidul sebelum Oktober

    Kampung Muara Kidul Rw 11, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor dikunjungi tim verifikasi Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) 
    Pemerintah provinsi Jawa Barat. Selasa (14/03/17).

    Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Wanita dan Anak, Enny 
    Rosiani bersama tim mengunjungi
    lokasi tepatnya di RT 04, RW 11 Kelurahan Pasir Jaya. Tim tersebut
    terdiri dari Kepala PKK Pemrov Jabar, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan (Disdik).

    "Kelurahan Pasir Jaya masih banyak sekali yang harus dibenahi, mulai dari sampah, kebersihan lingkungan, dan penataan lingkungan “ kata Enny.

    Enny menyebut, pembenahan jalan dan saluran air sangat penting diperhatikan. Pada saat 
    pemantauan, persoalan jaminan keluarga dan rumah tidak layak huni (rtlh) menjadi fokus pembenahan. Berdasarkan paparan Ketua pengarah tim PKK, fasilitas umum seperti mesjid, posyandu, tempat pembuangan sampah dan sekolah Paud tak luput dari pembenahan. 

    “Semua layak untuk diajukan perbaikan, perbaikan ini tidak semata-mata untuk kepentingan 
    pemerintah, tetapi untuk kepentingan warga yang tinggal 
    di Muara Kidul Kelurahan Pasir Jaya aman, nyaman, sehat dan sejahtera," ungkapnya.

    Ia berharap perbaikan di Muara Kidul, Kelurahan Pasir Jaya dilaksanakan sebelum Oktober 2017. 
    Pada kesempatan itu, Enny dan tim verifikasi P2WKSS Jabar didampingi langsung Camat Bogor Barat Pupung W Purnama, Asisten Ekonomi Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat (Ekbangkesra) Edgar Suratman, Lurah Pasir Jaya, Gurda Siregar. (humas:rabas/harri/ivo/uni) SZ

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus