Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    105 Titik, Sabilulungan Gerakan Tutup Lubang

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21954.jpg

    BANDUNGKAB-Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, bersama dengan Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Muspika, dan seluruh warga masyarakat Kabupaten Bandung melakukan Sabilulungan Gerakan Tutup Lubang, untuk menutupi lubang-lubang jalan yang rusak di wilayah Kabupaten Bandung, Selasa (14/3).

    Diawali di ruas Jalan Ciheulang Kecamatan Ciparay, Dadang Naser bersama Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Anang Susanto, dan Dandim 0609, Letkol Arh. A. Andre Wira Kurniawan, turun langsung menutup lubang jalan dengan pasir dan batu.

    “Hari ini ada 105 titik Gerakan Tutup Lubang jalan, yang dikomandoi oleh para Camat, Danramil, Polsek beserta Tokoh masyarakat, tidak melihat status jalan apakah itu jalan nasional atau jalan provinsi. Saya mohon dibantu oleh seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, ayo berbuat melalui ‘Sabilulungan Tutup Lubang’,” kata Dadang Naser.

    Setelah ruas Jalan Ciheulang, Bupati Bandung beserta rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk, untuk menutup lubang jalan di ruas jalan panyadap. Kemudian target berikutnya adalah ruas jalan Los-Cijagra-Cipeujeuh Kecamatan Paseh dan titik terakhir di ruas Jalan Cicalengka-Sawahbera Kecamatan Cicalengka.

    “Kita ingin terus bergerak memperbaiki jalan-jalan yang berlubang akibat curah hujan di musim kemarau ini, musim kemarau basah ini mengakibatkan aspal mudah rusak,” kata Dadang.

    Dadang mengaku sering ditegur warga, karena jalan di depan rumah Bupati sendiri banyak yang rusak dengan lubang-lubang yang cukup dalam. Masyarakat pada umumnya tidak mengerti mana jalan nasional, jalan provinsi atau jalan kabupaten, yang penting bagi mereka adalah kondisi jalanan yang rusak.

    “Ini adalah budaya yang biasa dilakukan Pemkab Bandung, akan tetapi penutupan lubang-lubang jalan ini sifatnya sementara, menunggu pemenang proyek untuk menutup lubang ini dengan hot mix, oleh karenanya masyarakat diharapkan bersabar,” imbuh Dadang.

    Dalam masa kepemimpinannya sebagai Bupati, Dadang mengatakan bahwa jalan mantap di Kabupaten Bandung sudah mencapai 82%, akan tetapi dengan kondisi curah hujan yang tinggi dan adanya bencana banjir di wilayah-wilayah tertentu diperkirakan prosentasenya menurun hingga 75%.

    Terkait adanya laporan dari masyarakat bahwa permukaan jalan disinyalir menurun akibat curah hujan dan banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Bandung, Dadang mengatakan bahwa Dinas PUPR tengah menganalisa hal ini dan akan melaporkannya ke Provinsi.

    Gerakan Tutup Lubang ini, menurut Dadang, kekuatannya hanya 1 atau 2 bulan saja, sambil menunggu proses lelang tender yang sedang berjalan di Provinsi.

    “Kami sudah melaporkan kepada pihak Provinsi titik-titik jalan yang rusak yang ada di Kabupaten Bandung, yang Kami lakukan hari ini bukan sindiran, ini kerja nyata dan kerjasama antar pemerintah sebagai negara kesatuan,” tegas Dadang.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus