Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tim URC SLRT Gerak Cepat Tangani Laporan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21991.jpg

    KAB.BANDUNG-Menyikapi  laporan warga Kecamatan Ibun, terkait kondisi keluarga Adin warga Desa Laksana . Tim Unit Reaksi Cepat (URC) dari Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Sabilulungan gerak cepat melakukan aksinya. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Dra.Hj. Nina Setiana.,M.Si saat dikonfirmasi usai melakukan koordinasi dengan Tim di ruangannya, Jumat (17/3).

    Sesuai laporan ucap Nina, Adin (59) adalah warga Kampung Pereng Desa Laksana Kecamatan Ibun, yang rumahnya mengalami kebakaran  pada September 2016 lalu.  Ia kemudian bersama sang istri Ikah (47) yang sedang sakit stroke, kehilangan tempat tinggal, surat-surat penting dan seluruh harta bendanya. Kondisi terakhir saat ini Adin telah dibantu oleh keluarga terdekat dan aparat setempat.

    “Terhitung sejak dilaporkan pada SLRT,Tim kami segera menuju lokasi dan melakukan tindakan penanganan. Untuk Ikah, dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pengurusan untuk penerbitan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  (BPJS),” ungkapnya.

    Nina menuturkan untuk upaya penanganan rumah yang terbakar, SLRT akan melakukan integrasi dalam pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bersama Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan). Menurutnya, pada saat laporan diterima, fasilitator SLRT segera berkoordinasi dengan Perangkat Daerah (PD) dan perangkat Desa setempat.

    “Kita akan integrasikan dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perkimtan secepatnya. Saat ini bantuan medis didahulukan dan ditangani puskesmas atas rujukan SLRT. Selain itu dilakukan pengumpulan data untuk pembuatan identitas kependudukan, baru pengurusan KIS dan BPJS nya,” imbuh Nina didampingi Manajer SLRT Nia Nindhiawati.

    Setelah penanganan medis awal, Nia mengatakan SLRT berencana melakukan tindakan medis lanjutan pada senin depan (20/3),  untuk Ikah. Sedangkan mengenai perhitungan kebutuhan rutilahu, akan dilaksanakan sesuai hasil integrasi dengan Dinas Perkimtan.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus