Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Aher : Mayar Pajeg, Negara Ajeg

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_22098.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengajak masyarakat wajib pajak, untuk tidak hanya lapor pajak saja, tetapi bayar pajak. 

    Aher mengatakan bahwa para pejabat pemerintah harus memberi contoh agar masyarakat sadar mengenai pentingnya membayar pajak. Dari Jabar 1 yang meliputi Bandung Raya, Priangan, Sukabumi dan Cianjur, terdata ada 2 juta yang wajib pajak, 50% telah melapor dan hanya 5% yang telah membayar pajak, imbuh Aher.

    Hal itu Aher sampaikan saat memberikan SPT tahunan Gubernur dan Wakil Gubernur melalui e-filling di Ruang Manglayang, Gedung Sate, Bandung, Kamis (23/03). Aher dan Demiz memberikan SPT tahunannya dihadiri juga oleh Kepala Kanwil DJP Jabar 1 Yoyo Satiotomo, dan Kepala KPP Cibeunying Andi Setiawan.

    Membayar pajak sangatlah penting, karena manfaatnya akan dikembalikan kepada masyarakat yaitu untuk membiayai pembangunan yang akan dinikmati oleh masyarakat. Dengan adanya e-filling ini akan mempermudah proses pembayaran pajak, karena para wajib pajak tak perlu repot-repot lagi datang ke kantor pajak, jelas Aher.

    "Mayar Pajeg, Negara Ajeg. Praktis dan mudah, tinggal buka laptop, buka internet, bayar pajak, selesai", ujar Aher.

    Aher menambahkan, bahwa dana pembangunan dari pusat yang masuk ke kabupaten/kota berupa DAU (Dana Alokasi Umum) dan DAK (Dana Alokasi Khusus) 54% nya berasal dari pajak. Begitu juga PAD yang ada di provinsi dan PAD yang ada di kabupaten/kota kebanyakan berasal dari pajak.

    "Pajak ini luar biasa, menjadi tulang punggung belanja negara dan belanja daerah," lanjut Aher.

    Kepala Kanwil DJP Jabar 1, Yoyo Satiotomo mengatakan, bahwa di tahun 2016 jumlah penerimaan pajak di Jabar 1 mencapai 86% dengan nilai mencapai 26,8 Triliun dari rencana target 31 Triliun. Sedangkan untuk tahun ini target penerimaan pajak untuk Jabar 1 sebesar 29 Triliun, lebih rendah dari tahun sebelumnya.

    "Penerimaan pajak kita totalnya tahun 2016 86%, kalau nilainya 26,8 T, dari rencana 31 T", ujar Yoyo.

    Aher menghimbau kepada seluruh warga Jawa Barat khususnya yang wajib pajak untuk lapor dan bayar pajak sekaligus tanpa ditunda-tunda, karena pentingnya membayar pajak sangatlah bermanfaat.

    E-filling sendiri adalah suatu cara penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada website Direktorat Jenderal Pajak atau penyedia Layanan SPT Elektronik atau Application Service Provider (ASP).

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus