Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Narkoba Paling Sulit Diberantas

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/kelas-ponet1.jpg

    Bandung- Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengakui, peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) paling sulit diberantas. Hal ini dikarenakan peredaran barang haram tersebut bisa berlangsung disembarang tempat dan melibatkan berbagai kelompok umur.

    “Namun dari hasil evaluasi yang kita lakukan, kelompok umur remaja merupakan paling dominan sebagai pengguna atau paling tidak pernah mencicipi narkoba, ungkap Dede Yusuf yang juga Ketua Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jawa Barat pada Pembentukan Desa Siaga Narkoba di Kecamatan Cicalengka, beberapa waktu lalu.

    Dede Yusuf mensinyalir, pengguna narkoba sekarang ini sudah mulai merambah kaum ibu-ibu. Sebagian dari mereka menurutnya, mengkonsumsi pil Dextro secara berlebihan. Terjunnya kaum ibu mengkonsumsi narkoba, sebagian besar karena alasan rumah tangga yang kurang harmonis.

    “Karena benteng keimanannya rapuh, maka dengan sangat mudah tergelincir kedalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang,” ucap Dede Yusuf.

    Kehidupan remaja sekarang ini menurut Dede Yusuf tengah menghadapi berbagai tantangan yang cukup berat. Tantangan tersebut meliputi munculnya ajaran keagamaan yang tidak benar atau sesat seperti halnya kelompok teroris.

    Tantangan lain berupa ajaran radikalisme disamping merebaknya narkoba dikalangan remaja.

    Dia mengungkapkan kasus narkoba di Jawa Barat pada tahun 2009 tercatat sekitar 5.000 kasus, menginjak tahun 2010 turun menjadi 3.300 kasus. Dia mengharapkan kasus tersebut pada tahun mendatang bisa turun dengan upaya keterlibatan semua pihak untuk ikut peduli mencegah maraknya peredaran narkoba.

    Sementara di Kabupaten Bandung, kasus narkoba pada tahun 2010 tercatat 63 kasus dengan jumlah tersangka 91 orang. “76 orang tersangka sekarang sudah divonis pengadilan, sisanya masih dalam proses persidangan" kata Deden R Rumaji yang juga Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bandung. Guh

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus