Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Disperindag Jabar Sosialisasikan Peraturan Penguatan BPSK

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_22192.jpg

    BANDUNG-Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 06/M-DAG/PER/2 Tahun 2017 tentang Penguatan Badan Perlindungan Sengketa Konsumen (BPSK). Sehubungan dengan terbitnya regulasi tersebut, Disperindag Jabar melakukan langkah tindak lanjut yaitu sosialisasi peraturan tersebut. Hal demikian, diungkapkan Kadisperindag Jabar, Dr. Hening Widiatmoko, MA, dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (29/3).

    Hening, lebih lanjut memaparkan sosialisasi Permendag tentang penguatan BPSK ditargetkan dilaksanakan dari hulu hingga hilir sehingga yang menjadi sasaran dari sosialisasi ini kalangan pengusaha, pengelola retail dan masyarakat.

    Untuk tahap awal sosialisasi dilaksanakan di Kota Bandung, dengan sasaran pertama aparat di Kelurahan dan Kecamatan di wilayah Kecamatan Lengkong.

    Dengan sosialisasi ini, diharapkan dapat memahami peraturan yang berkenaan dengan perlindungan konsumen. Dengan adanya pemahaman ini, aparat di daerah bisa memantau kegiatan usaha yang dilaksanakan oleh masyarakat, sehingga diharapkan tidak ada lagi usaha yang dibuat oleh masyarakat yang tidak ada izin usaha.

    Sejalan dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, kewenangan pengaturan BPSK menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi. Namun, peran Pemerintah Kabupaten/Kota diharapkan tidak hilang seluruhnya.

    Untuk mengakomodir harapan tersebut, penguatan BPSK di Jabar akan ditindaklanjuti dengan diterbitkannya Peraturan Gubernur tentang BPSK. Untuk kepentingan tersebut, dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan Forum Group Discussion (FGD) dengan fokus sasaran "menggali input perihal penguatan BPSK di daerah yang bersinergi dengan partisipasi Kabupaten/Kota".

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus