Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Demiz: Sertifikasi Prima Bisa Meningkatkan Nilai Tambah dan Daya Saing Produk

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_22349.jpg
    Wagub memberikan sertifikat prima kepada salah seorang pelaku usaha

    BANDUNG-Orientasi pengembangan sub-sektor holtikultura di Jawa Barat selain akan terus di fokuskan pada upaya peningkatan produksi dan produktifitas untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan pasar, harus juga diperhatikan efisiensi, mutu, dan keamanannya.

    Hal tersebut Demiz sampaikan saat menghadiri acara Temu Pelaku Usaha Prima 3 yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan di Halaman Parkir Barat Gedung Sate, Bandung, Kamis (06/04). Dalam acara Temu Pelaku Usaha ini Demiz didampingi juga oleh Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Kementerian Pertanian RI, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Pemerintahan, Hukum dan Kesejahteraan, Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar.

    "Seiring dengan berlakunya masyrakat ekonomi ASEAN, peluang pasar produk holtikultura semakin bertambah besar", ujar Demiz.

    Untuk menjamin penanganan pangan hasil pertanian dilaksanakan dengan baik, maka unit usaha pangan hasil pertanian harus mendapatkan pengakuan jaminan mutu pangan hasil pertanian. Sertifikat prima adalah proses pemberian sertifikasi sistem budidaya produk yang dihasilkan setelah melalui pemeriksaan, pengujian, pengawasan, serta memenuhi semua persyaratan untuk mendapatkan label produk prima 1 (P1), prima 2 (P2), prima 3 (P3).

    "Agar tercipta industri holtikultura yang berdaya saing, hal ini penting untuk menghadirkan perlindungan kepada konsumen sekaligus memberikan keuntungan yang layak bagi produsen", ucap Demiz.

    Menurut Wagub Demiz, tujuan diadakannya sertifikasi prima adalah memberikan jaminan mutu dan keamanan pangan, memberikan jaminan dan perlindungan masyarakat dan konsumen, mempermudah penelusuran kembali dari kemungkinan penyimpangan mutu dan keamanan produk, serta meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk.

    Pemberian sertifikasi prima dilakukan oleh lembaga pemerintah yaitu Otoritas Kompetensi Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) untuk sertifikasi prima 3 dan prima 2. Sementara sertifikasi prima 1 dilakukan oleh Otoritas Kompetensi Keamanan Pangan Pusat (OKKPP), pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus