Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Proyek hasil pembangunan T.A 2016 diresmikan Bupati Sumedang

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_22527.jpg

    SUMEDANG -Proyek pembangunan Tahun Anggaran 2016, seluruhnya telah dilaksanakan melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah dan Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa. Hal tersebut diungkapkan Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan pada saat memberikan sambutan pada Upacara dalam rangka Hari Jadi Sumedang ke-439 yang bertempat di Alun-alun Sumedang, dihadapan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Para Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang termasuk para Kepala Desa dan seluruh peserta Upacara, Senin, (17/4).

    Menurut data yang diperoleh dari Bagian Pengendalian Pembangunan Setda, diketahui bahwa untuk kegiatan pengadaan barang adalah sebanyak 605 paket pekerjaan; pengadaan jasa konstruksi sebanyak 2.111 paket pekerjaan; pengadaan jasa konsultansi sebanyak 91, dan pengadaan jasa lainnya sebanyak 111 paket, dengan jumlah dari rencana umum pengadaan sebanyak 5.515 paket yang mempunyai nilai kontrak sebesar 768.835.000.000 (Tujuh ratus enam puluh delapan miliar delapan ratus tiga puluh lima juta rupiah).

    Adapun proyek-proyek pembangunan yang diresmikan Bupati Eka secara simbolis pada kesempatan tersebut, adalah proyek yang bersumber dari APBD Kab. Sumedang diantaranya; Proyek penggantian jembatan Rancapurut yang berlokasi di Desa Rancamulya Kec. Sumedang Utara; Renovasi bangunan rawat inap UPTD Puskemas Tomo; Antisipasi anomali iklim dan konservasi air/perbaikan embung di Desa Sakurjaya dan Desa Ujungjaya; serta Penataan/pemgaran halaman gedung Kantor Kec. Jatigede.

    Selain proyek-proyek pembangunan yang berasal dari APBD Kab. Sumedang, juga terdapat proyek yang bersumber dari APBN, yaitu berupa perluasan 250 Hektare sawah di Kab. Sumedang tepatnya di Kec. Ujungjaya. Kemudian proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus yaitu proyek pembangunan rehabilitasi Gedung Pasar Darmaraja, dan proyek dari dana fungsional Rumah Sakit Umum Daerah yang dapat menuntaskan pembangunan Gedung Pelayanan Jantung Terpadu dan Pelayanan Administrasi RSUD Kab. Sumedang.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eka mengklaim bahwa dari tahun ke tahun, pembangunan yang dilaksanakan di Kab. Sumedang mengalami peningkatan. “Pada Hari Jadi Sumedang ke-439 ini, kita patut bersyukur, pasalnya dari tahun ke tahun Kab. Sumedang telah mengalami perubahan yang jauh lebih baik. Pembangunan yang kita laksanakan telah membawa perubahan di semua sektor, baik fisik maupun non fisik,”Ujarnya.

    Masih dalam kesempatan yang sama, saat itu Bupati Eka juga mengungkapkan bahwa Desa-desa yang ada di 6 (enam) Kecamatan yang terkena dampak pembangunan Waduk Jatigede yaitu Kecamatan Jatigede, Jatinunggal, Wado, Darmaraja, Situraja dan Cisitu, akan dianalisis oleh Pemerintah yang dalam hal ini Kementerian Parisiwata R.I, sehingga pada tahun 2017 ini akan dipilih 4 (empat) Desa dengan memiliki kekhasan daerah sebagai syarat dijadikannya model pembangunan Desa wisata yang mencakup wisata tirta, wisata kuliner, wisata kerajinan tangan dan wisata fashion.

    “Sebagaimana diungkapkan Menteri Pariwisata yang datang bersama anggota komisi X DPR RI asal Kab. Sumedang, H. Dony Ahmad Munir saat menghadiri acara Festival Pesona Jatigede yang dilaksanakan di Tanjung Duriat Komplek Bendungan Jatigede, Menteri Pariwisata mengatakan bahwa saat ini Kementerian Pariwisata tengah menyusun secara matang sebuah rencana induk kawasan Waduk Jatigede, yang dimaksudkan guna membangun kawasan pariwisata Jatigede,”Ungkap Eka.

    Ditambahkan Eka, apabila nantinya Waduk Jatigede bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia. “Diharapkan, Waduk Jatigede ke depan akan terus berkembang. Kita yakini pula, segala potensi keberadaan Waduk Jatigede dan pembangunan di Sumedang, akan mampu memberikan kontribusi yang besar bagi kesejahteraan masyarakat di Kab. Sumedang,”Imbuhnya.             

    Selepas melaksanakan Upacara dan meresmikan proyek-proyek pembangunan T.A. 2016, dilaksanakan pula secara simbolis oleh Bupati Eka, penyerahan Surat Keputusan kenaikan pangkat PNS bagi sebanyak 465 orang periode 1 April 2017, penyerahan piagam dari Kementerian Sosial R.I. untuk Tagana atas penghargaan di bidang pemberdayaan usaha ekonomi produktif (UEP) Tagana yang penghasilannya digunakan untuk penanganan bencana, penyerahan bantuan pembangunan MCK dari Bank Sumedang untuk Desa Mekar Rahayu Kec. Sumedang Selatan, penyerahan kunci bantuan rehab rumah tidak layak huni dari Baznas Kab. Sumedang kepada sebanyak 49 Kepala Keluarga yang berasal dari 26 Kecamatan, santunan bahan pokok untuk pengemudi becak sebanyak 700 orang, santunan biaya pendidikan untuk siswa SD/SMP/SMK, dan pemberian simbolis replika kartu ATM Bank Sampah dari pihak Bank BNI kepada Bupati Sumedang. 

    Sementara itu, terkait pelaksanaan rangkaian acara dalam rangka Hari Jadi Sumedang ke-439, dikatakan Hj. Retno Ernawati selaku Ketua Panitia HJS saat menyampaikan laporannya di hadapan Bupati Eka, bahwa rangkaian kegiatan acara pada HJS ke-439 tahun 2017 dilaksanakan mulai tanggal 1 Maret sampai dengan 8 Mei 2017, dengan biaya yang bersumber dari bantuan dari Bakorwil wilayah IV Priangan khusus untuk budayawan Sumedang yang tampil di pentas pasar seni dan berkolaborasi dengan budayawan nasional, para sponsor utama kegiatan terutama Perbankan yang ada di Sumedang yang antara lain Bank Sumedang, Bank Jabar dan Bank Rakyat Indonesia.

    “Pada kegiatan Hari Jadi Sumedang ke-439  tahun 2017 ini, kami juga mengajak generasi muda kreatif Sumedang untuk bergabung sejak tahap perencanaan sampai tahap evaluasi, sehingga hadirnya tim kreatif  juga memberikan sentuhan kualitas dalam setiap event kegiatan,”Tutupnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus