Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Anang : Alhamdulillah Pemkot Bandung Bayar Tunggakan Sampah

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_22782.jpg

    BANDUNG-Pemerintah Kota Bandung akhirnya membayar tunggakan Kompensasi Jasa Pelayanan (KJP) sampah kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Namun dari total tunggakan sebesar Rp6,7 miliar sejak tahun 2011 lalu baru Rp 5,2 miliar yang telah disetorkan.

    "Alhamdulillah pada 25 April 2017, Pemkot Bandung sudah melunasi sebagian piutangnya,"kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat Anang Sudarna kepada wartawan di Bandung, Selasa (2/5/2017)

    Anang mengatakan, tunggakan KJP sampah Pemkot Bandung terdiri atas Rp2,656 miliar yang berasal dari Pasar Caringin untuk periode tahun 2011-2016 dan Rp 4,079 miliar dari DLH Kota Bandung untuk periode Januari-Maret 2017.

    "Sisa tunggakan KJP sampah sebesar Rp1,479 miliar dengan rincian Rp149 juta dari Pasar Caringin dan Rp1,329 miliar dari DLH Kota Bandung," paparnya. 

    Anang menegaskan, Pemprov Jabar tidak mau ambil pusing apakah tunggakan berasal dari Pasar Caringin ataupun DLH Kota Bandung. Sebab, perjanjian yang disepakati ditulis atas nama Gubernur Jawa Barat dan Walikota Bandung.

    "Untuk masalah pemilihan sampah dari Pasar Caringin dan lainnya, itu urusan internal Pemkot Bandung. Kami tidak pernah bekerja sama dengan pihak swasta, kami bekerja sama dengan Pemkot Bandung," tegasnya

    Anang menyebutkan dengan dibayarnya tunggakan KJP sampah ini maka dalih Pemkot Bandung tidak memiliki utang kepada Pemprov Jabar terbantahkan sudah.

    "Masalah ini, cerminan bahwa Pemkot Bandung tidak paham alur birokrasi yang menjelaskan bahwa landasan hukum perdata tergantung dari siapa yang bertanggung jawab terhadap sebuah kesepakatan kerja sama,"tuturnya.

    Anang berharap jajaran Pemkot Bandung di kemudian hari tidak menganggap sepele persoalan sampah, karena implikasinya akan sangat dahsyat bagi masyarakat.

    "Urusan sampah ini wajib, kalau diabaikan maka akan berdampak pada tata kelola dan keindahan kota," pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus