Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    1000 Orang Bakti Sosial Atasi Tanggul Kritis

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_22997.jpg

    INDRAMAYU-Sebanyak 1000 orang yang  terdiri dari unsur TNI, Polri, PNS, Ormas/OKP, organisasi wanita, mahasiswa, dan pelajar ikut andil dalam kegiatan Apel Siaga Bencana dan Bhakti Sosial untuk melakukan kerja bakti bersama dalam  mengatasi tanggul kritis yang ada di Desa Sukagumiwang Kecamatan Sukagumiwang, Senin (15/05/2017).

    Kepala Harian BPBD Indramayu, Edi Kusdiana menjelaskan, tanggul kritis yang ada di DAS Sungai Cimanuk tersebut kondisinya sangat memprihatinkan kini hanya tersisa  0,5 meter dari ukuran normal. Jika dibiarkan hal ini akan mengancam pemukiman yang ada di sebelahnya, apalagi kondisi tanggul yang kritis tersebut persis di tikungan alur sungai.

    Edi menambahkan, kerja bhakti dengan melibatkan masyarakat ini sudah dilaksanakan untuk ketiga kalinya di Kabupaten Indramayu yaitu di Desa Karangsong, Kecamatan Indramayu, Kecamatan Bongas, Kecamatan Kandanghaur, dan kini di Kecamatan Sukagumiwang.

    Sementara itu Wakil Bupati Indramayu, H. Supendi yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, kejadian bencana banjir akibat jebolnya tanggul DAS Cimanuk di Desa Pilangsari Kecamatan Kertasmaya beberapa waktu lalu memberi pelajaran untuk semuanya. Permasalahan yang timbul bisa diminimalisir melalui program mitigasi, berawal dari keterlibatan masyarakat dalam penanggulangan bencana.

    “Kegiatan yang dilaksanakan sekarang  ini merupakan hal yang  sangat mendasar bagi kita dalam melaksanakan tugas penanggulangan bencana, terutama pada fase kesiapsiagaan atau mitigasi bencana,” tegas wabup.

    Supendi menambahkan, longsoran yang ada di DAS Cimanuk ini sudah sangat mendesak untuk diperbaiki karena kondisinya sangat memprihatinkan. Jika dibiarkan ini bisa jebol dan berpotensi terjadi bencana besar di Kabupaten Indramayu. Untuk itu BBWS Cimanuk Cisanggarung harus melakukan langkah cepat dalam melakukan perbaikan tanggul ini.

    “Masyarakat berharap ini segera diatasi, jangan sampai bencana datang lagi. Kita harus antisipasi. Masyarakat sudah kerja bakti untuk menutup tanggul kritis ini,” katanya.

    Sementara itu Kasie Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan pada BBWS Cimanuk Cisanggarung, Agus Anjatmoko mengatakan, pihaknya kemungkinan bisa akan melakukan perbaikan pada tahun 2018 mendatang. Namun demikian diharapkan bisa terlaksana pada perubahan anggaran 2017 ini karena kondisinya sudah kritis. DENI SANJAYA / Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Indramayu

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus