Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bertolak ke Tanah Suci, Dedi Mulyadi Boyong Para Guru

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23008.jpg

    PURWAKARTA-Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi hari ini Senin (15/5) bertolak ke Tanah Suci Mekah dalam rangka menjalankan Ibadah Umroh. Dalam safari religius yang dilaksanakannya kali ini, pria yang kini lebih akrab dengan peci hitam tersebut turut membawa serta para guru, baik yang telah berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun guru yang masih berstatus sebagai Guru Honorer.

    Salah seorang guru yang diajak oleh Dedi adalah Epon (71), guru yang mengajar Dedi saat dirinya bersekolah di SDN Sukasari, Subang, Jawa Barat. Uniknya, sosok Epon merupakan guru yang pernah menjadikan Dedi tinggal kelas di kelas satu SD.

    “Dulu Dedi ini sempat tidak naik kelas karena usianya masih terlalu muda, baru 5 Tahun. Jadi diputuskan tinggal kelas saja,” ungkap Epon di Bandara Soekarno - Hatta jelang keberangkatan menuju Tanah Suci Mekah.

    Epon mengaku sama sekali tidak menyangka bahwa muridnya tersebut dapat menjadi seorang Bupati. Akan tetapi, tanda-tanda kreatifitas ia akui dimiliki oleh Dedi sejak usia sekolah. Tugas pra karya selalu dikerjakan sendiri oleh Dedi tanpa berpangku tangan kepada sesama teman.

    Perasaan haru tampak di wajah guru yang sudah pensiun sejak Tahun 2005 tersebut. Ia terkaget saat didatangi oleh staff Dedi dan mengajaknya untuk melaksanakan ibadah umroh bersama.

    “Saya terharu karena Dedi ternyata masih ingat sama gurunya,” tandasnya.

    Dedi ternyata memiliki alasan tersendiri atas inisiatifnya mengajak lima orang guru yang berasal dari Purwakarta, Subang dan Bandung itu. Ia menilai bahwa guru merupakan pejuang yang secara ikhlas membangun peradaban bangsa. Oleh karenanya, perjuangan guru tersebut harus dihargai dan dihormati.

    “Mau ASN mau Honorer, guru mah tetap guru, mereka pejuang bangsa. Alhamdulillah ada rezeki umroh hari ini,” katanya di tempat yang sama.

    Alasan khusus diungkapkan oleh Dedi terkait Epon. Menurut dia, guru tersebut merupakan salah satu orang yang berjasa dalam hidupnya.

    “Beliau ini telah melatih kesabaran kepada saya. Pesan beliau masih saya ingat sampai hari ini, bahwa hidup harus menjadi pemimpin untuk berbagi kebaikan,” pungkas Dedi.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus