Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tingkat Literasi Keuangan Indonesia Baru 29%

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita

    BANDUNG-Literasi keuangan masih rendah sehingga sosialisasi tentang keuangan harus dilakukan, khususnya pelaku usaha jasa keuangan.

    Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK, Agus Sugiarto, mengatakan tahun lalu tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia hanya sebesar 29%.

    "Sementara tingkat inklusi keuangan sebesar 68%," ujarnya di Bandung, Selasa.

    Ia mengatakan tingkat inklusi keuangan masyarakat tidak dibarengi dengan pemahaman masyarakat yang memadai dalam menggunakan produk dan layanan jasa keuangan, sehingga kondisi ini rawan untuk disalahgunakan oleh oknum yang ingin mencari keuntungan.

    Ia berharap masyarakat semakin memahami produk dan layanan jasa keuangan yang benar dan yang salah, terutama terkait investasi ilegal.

    "Kondisi ini tentunya memerlukan keseriusan stakeholder jasa keuangan untuk melakukan edukasi secara masif kepada masyarakat. Apalagi ditargetkan inklusi keuangan mencapai 75% tahun 2019 mendatang," tuturnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus