Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    TKPKD Gelar Rakor Tanggulangi Kemiskinan di Kota Bogor

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23086.jpg

    KOTA BOGOR-Terkait dengan program-program bantuan penyaluran dana non tunai dengan perubahan-perubahan paradigma yang baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk soal pergantian nama dari beras miskin (raskin) menjadi beras sejahtera (rastra). Bahkan, khusus untuk kartunya pun telah didistribusikan ke dua kecamatan, yaitu ke wilayah Kecamatan Bogor Barat dan Kecamatan Bogor Selatan. Hanya memang tinggal diberikan sosialisasi mengenai penggunaan dan pemanfaatan kartunya.

    Hal tersebut dikatakan Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman usai membuka rapat koordinasi (rakor) perencanaan percepatan penanggulangan kemiskinan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Bogor di Hotel Permata, jalan Pajajaran, Kota Bogor, Jumat (19/05/2017).

    "Mudah-mudahan akhir bulan ini seluruh wilayah kecamatan sudah bisa efektif disalurkan," kata Usmar yang juga sebagai Ketua TKPD Kota Bogor.

    Sementara saat disinggung mengenai percepatan penanggulangan kemiskinan di Kota Bogor, secara umum Usmar menuturkan, bahwa target Pemkot Bogor dalam lima tahun ini terjadi penurunan angka kemiskinan menjadi sebesar 0,35 persen dari yang sebelumnya 0,8 persen di tahun 2014 lalu.

    "Semoga dengan evaluasi hari ini dapat meningkatkan capaian, sehingga tahun-tahun berikutnya akan lebih ringan lagi. Tetapi, terdapat perbedaan data berdasarkan PPLS (Pendataan Program Perlindungan Sosial) 2011 disebutkan bahwa angka Rumah Tangga Sasaran (RTS) berada di kisaran angka 49,3 ribu jiwa yang masuk di dalam RPJMD. Sementara dari data terpadu Kementerian Sosial (Kemensos) tahun 2015 ada di angka 71,2 ribu jiwa," ungkap Usmar. (Donni/Ismet) SZ

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus