Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Listrik PLN Siap Untuk Aktivitas Bulan Ramadhan 1438 H

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23189.png

    BANDUNG-Untuk menunjang kegiatan keagamaan khususnya di bulan suci Ramadhan 1438 H ini, PLN Distribusi Jawa Barat akan menyiagakan setidaknya 483 petugas dan 10 buah mobil deteksi yang tersebar di 15 Area dan 91 Rayon.

    Kesiapan ini untuk keandalan listrik, yang akan menunjang aktivitas kerohanian warga muslim di Jawa Barat. Sejumlah area seperti Bogor, Bekasi, dan Majalaya bahkan sudah melaksanakan Gelar Pasukan Khusus bersama para pelaksana teknik untuk menjamin kesiapan petugas maupun peralatan. Selain itu dilaksanakan juga pemeriksaan jaringan khusus agar seluruh instalasi listrik dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat khususnya dalam aktivitas keagamaan selama bulan suci Ramadhan.

    Adapun daya mampu pasok sistem kelistrikan di Jawa Barat pada Ramadhan 1438 H/tahun 2017 ini sebesar 11.906 MW. Tahun lalu, beban puncak rata-rata pada bulan Ramadhan sebesar 5.544 MW pada siang hari dan beban puncak rata-rata pada malam hari sebesar 6.252 MW. Beban puncak tertinggi pada siang hari sebesar 6.613 MW dan yang terendah sebesar 3.177 MW sedangkan pada malam hari, beban puncak tertinggi sebesar 6.895 MW dan terendah 4.239 MW. Sehingga daya mampu pasok sistem kelistrikan di Jawa Barat masih sangat cukup untuk menopang aktivitas pelanggan selama menunaikan ibadah puasa maupun ibadah-ibadah lainnya. 

    Hal demikian terungkap dalam rilis Humas PLN yang diterima jabarprov.go.id Selasa (23/5). PLN Jabar menyebutkan, bulan Ramadhan pada umumnya terjadi dua kali peningkatan konsumsi energi listrik khususnya di malam hari yakni pukul 17.00 sampai pukul 22.00 berkaitan dengan waktu berbuka puasa dan shalat tarawih. Kemudian meningkat lagi pada pukul 02.00 sampai pukul 05.00 di saat masyarakat melaksanakan santap sahur. Hal ini yang cukup membedakan trend konsumsi energi listrik di Bulan Ramadhan bila dibandingkan dengan hari biasanya.
     
    “Kami sudah siapkan petugas dan peralatannya, jangan sampai keandalan listrik menjadi kendala yang mengganggu aktivitas ibadah para pelanggan di Bulan Ramadhan terutama di waktu-waktu krusial seperti sahur dan berbuka puasa,” tegas Iwan Purwana General Manager PLN Distribusi Jawa Barat. 
    Iwan juga mengatakan PLN Jabar mengintensifkan pengawasan keandalan di titik-titik penting selama Bulan Ramadhan terutama di Mesjid-Mesjid dengan kapasitas jamaah yang besar dan lokasi yang strategis. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus