Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pengukuhan Pengurus Kampung KB

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23233.jpg

    SUMEDANG-Upacara adat lengser serta kesenian jentreng yang merupakan salah satu kesenian tradisional Rancakalong menjadi salah satu rangkaian kesenian yang disuguhkan kepada Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan beserta rombongan sebagai tanda ungkapan selamat datang dari masyarakat  Dusun III RW 05, 06, 07 Desa Pagaden dalam kegiatan launching dan pengukuhan pengurus kampung KB Dusun III Desa Pangadegan  Kecamatan Rancakalong, Jum’at (26/5).

    Bupati Eka dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas suguhan kesenian kreasi dari para seniman Rancakalong. Menurutnya Rancakalong memiliki kesenian yang sudah dikenal oleh banyak orang baik secara nasional maupun internasional. “Saya merasa bahagia disuguhi kesenian khas Kecamatan Rancakalong. Bahkan beberapa waktu lalu, Kecamatan Rancakalong berhasil memecahkan rekor Muri untuk kesenian Tarawangsa,”kata Bupati

    Dikatakan Bupati, permasalahan RUTILAHU di Desa Pangadegan akan di fasilitasi oleh Pemerintah Daerah untuk sesegera mungkin diperbaiki,”Insha ALLAH, unek-unek dari Kepala Desa tentang RUTILAHU yang terdapat di Desa Pangadegan akan saya penuhi, untuk mempercepat prosesnya Camat dan Kepala Desa silahkan menghadap saya,”tutupnya.

    Pada acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumedang, Nasam, SE. AK,  camat Rancakalong, Drs. Herry Dewantara, unsur Muspika Kecamatan Rancakalong, Kpala UPTD/UPTB Kec. Rancakalong, serta tokoh masyarakat Kecamatan Rancakalong tersebut Kepala Desa Pangadegan, Ata Samaidin melaporkan dihadapan Bupati bahwa  secara administrasi pemerintahan desa, Desa Pagaden memiliki 5.623 penduduk yang terdiri dari 2.872 Laki-laki dan 2.751 perempuan serta memiliki jumlah 1.924 Kepala Keluarga. ”Potensi yang dimiliki oleh masyarakat di Dusun III Desa Pangadegan adalah di bidang pertanian, peternakan, seni serta bidang industri rumahan,”kata  Ata.

    Kemudian disampaikan juga oleh Ata, Desa Pangadegan masih memiliki warga yang kurang mampu dari segi ekonomi, khususnya dalam hal Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) dan keterbatasan pasokan listrik. “Di desa Pangadegan, Masih ada 159 rumah yang tergolong RUTILAHU dan 79 KK yang belum memiliki KWH. Oleh karena itu, Saya selaku Kepala Desa meminta perhatian  dan bantuan bapak Bupati untuk memperbaikinya”kata Ata.

    Menurut Nasam, keberhasilan Kampung KB akan bisa dievaluasi dari berbagai indikator seperti anak-anak yang mampu menyelesaikan pendidikannya sampai tuntas, masyarakat yang sehat, ekonomi masyarakat yang meningkat. Menurutnya, apabila hal tersebut terpenuhi, itu merupakan tolak ukur berhasilnya Kampung KB. “Sesuai instruksi Presiden, tahun 2017 ini, setiap Kecamatan harus mempunyai Kampung KB. Semoga Kampung KB Desa Pangadegan ini bisa berhasil dan berkaitan dengan RUTILAHU yang terdapat di kampung Pangadegan, mudah-mudahan kita bisa mengintervensinya bersama-sama,”imbuhnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus