Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ekspose RKPD tahun 2018

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23286.jpg

    SUMEDANG-Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (BAPPPPEDA) menggelar ekspose Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) Tahun 2018 yang diselenggarakan di Gedung negara, Rabu (31/5). Ekspose tersebut dihadiri Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan, Sekda Zaenal Alimin, M.M, para asisten, kabag, kabid serta para unsur terkait lainnya.

    Drs. H. Sanusi Mawi, M. Si menyampaikan tema pembangunan tahun 2018 adalah “Akselerasi Pemerataan Pembangunan Melalui Optimalisasi Pengembangan Potensi Wilayah”. Kemudian dikatakan Sanusi, capaian visi dan misi RPJMD sampai dengan Tahun ke-3 RPJMD adalah sebesar 78,44%.

    “Capaian misi tertinggi yang diperoleh Kabupaten Sumedang adalah pengembangan perekonomian Kabupaten Sumedang yang berdaya saing dan berkeadilan serta memberdayakan dan melindungi kelompok-kelompok UKM. Sedangkan capaian misi terendah yaitu mengembangkan lingkungan Kabupaten Sumedang yang aman, nyaman dan lestari berbasis budaya dan nilai-nilai kesundaan sebagai daya ungkit pembangunan,” ujarnya.
     
    Menurut kepala Bappppeda tersebut, latar belakang dari tema pembangunan Tahun 2018 adalah, LPE meningkat dari 4,70 % menjadi 5,23 %, PDRB per kapita meningkat dari Rp. 19.746.992,- menjadi Rp. 21.831.145,-, IPM meningkat dari 68,76 poin menjadi 69,29 poin, Indeks Gini meningkat dari 0,328 poin menjadi 69,29 poin, kemiskinan meningkat dari 10,78% menjadi 11,36% serta tingkat pengangguran dari 7,51% menjadi 9%. 

    Dikatakan Sanusi, ringkasan rancangan APBD Tahun 2018 mencakup pendapatan daerah sebesar Rp. 2.440.419.267.471,48 (Dua Triliun Empat Ratus Empat Puluh Miliar Empat Ratus Sembilan Belas Juta Dua Ratus Enam Puluh Tujuh Ribu Empat Ratus Tujuh Puluh Satu Rupiah Empat Puluh Delapan Sen). Dana tersebut menurut Sanusi diperuntukan bagi Pendapatan asli daerah, dana perimbangan, serta lain-lain.

    “Kemudian rancangan APBD Tahun 2018 untuk pendapatan belanja daerah  adalah sebesar Dua Triliun empat Ratus Dua Puluh Delapan Milyar Tujuh Ratus Empat Puluh Satu Juta Tujuh Ratus Dua Belas Ribu Enam Ratus Sembilan Puluh Rupiah Delapan Sen, sementara untuk pembiayaan daerah sebesar Sebelas Milyar Enam Ratus Enam Puluh Tujuh Juta Lima Ratus Lima Puluh Empat Tujuh Ratus Delapan Puluh Satu Rupiah Empat Puluh Sen,” katanya.

    Menurut Sanusi, usulan dan program kegiatan Tahun 2018 yang bersumber dari dana APBD Kabupaten terdiri dari pagu indikatif kewilayahan sebesar Rp. 27.500.000.000,- serta pagu indikatif SKPD sebesar Rp. 137.615.217.609,-  yang diperuntukan bagi 967 kegiatan. Sementara untuk non pagu, meliputi 2.623 kegiatan dengan kebutuhan dana sebesar Rp. 1.898.122.968.795,-.

    “Proyeksi Pagu indikatif Tahun 2018 meliputi Pagu Indikatif Sektoral serta pagu Indikatif  sektoral serta pagu indikatif kewilayahan. Jumlah keseluruhan usulan kegiatan awal pokok-pokok pikiran DPRD sebanyak 1.622 kemudian setelah dilakukan verifikasi oleh SKPD maka usulan akhir menjadi 1.695,” kata Sanusi.

    Sementara itu Program unggulan tahun 2018 menurut Sanusi meliputi program unggulan tahun 2018 berdasarkan pagu indikatif sebesar Rp. 37.000.000.000,- serta program kegiatan unggulan tahun 2018 berdasarkan kebutuhan pagu sebesar Rp. 117.000.000.000,-.

    Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan menyampaikan perubahan anggaran harus dianggarkan untuk penyusunan Perda dengan melalui proses sosialisasi kepada masyarakat terlebih dahulu. Menurut Eka, ada banyak inovasi yang terdapat di Kab. Sumedang, untuk itu dikatakan Eka, para Kepala SKPD dituntut harus mencurahkan atensinya untuk kemajuan Sumedang,’’Saya berharap para aparatur pemerintah daerah memiliki kecerdikan dalam pembangunan,jangan mau kalaha dengan kecerdikan pihak swasta,” ujarnya.

    Menurut Eka, penandatanganan perbup penetapan RKPD kabupaten Sumedang Tahun 2018 diharapkan bisa memenuhi Kebutuhan Masyarakat. Kemudian menurutnya, setelah penandatanganan tersebut target-target RPJMD harus menjadi prioritas. “Mudah-mudahan para Kepala SKPD lebih meningkatkan kinerjanya menyangkut memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

    Disela-sela kegiatan tersebut dilaksanakan penandatanganan perbub tentang penetapan RKPD Kabupaten Sumedang Tahun 2018 yang dilakukan oleh Bupati Sumedang, Sekda Kab. Sumedang, serta Kepala Bappppeda.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus