Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jalur Utara Jabar Ditargetkan Layak Dilalui Pemudik

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23322.jpg

    BANDUNG-Jalur arteri kawasan Utara Jawa Barat ditargetkan layak dilalui pemudik pada H-14 Lebaran 2017. Jalur tersebut di antaranya kawasan Pantura dan sekitarnya yang saat ini dioptimalkan dengan pemeliharaan jalan dan penerapan rambu dan traffic light.

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, Dedi Taufik menjelaskan, jalur arteri di Utara saat ini bisa dilalui bus angkutan umum meski pemeliharaan jalan masih berlangsung.

    "Jalur arteri Utara bisa dilalui oleh bus, kemarin infrastruktur dalam proses perbaikan. Diharapkan pada H-14 sudah baik pemeliharaan dan penerangan jalannya. Seperti sekarang juga bus ekonomi masih melintas ke sana," katanya kepada wartawan di Bandung, Jumat (2/6/2017). 

    Untuk mengantisipasi kepadatan saat arus mudik, pihaknya mengoptimalkan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas di jalur-jalur pokok yang rawan, diantaranya kilometer 72 dan 66.

    Dedi menilai, pengalihan arus di jalur Utara bisa dilakukan jika kepadatan sulit diurai. Jalur yang ditargetkan menjadi pengalihan arus yaitu Selatan dengan antisipasi penjagaan di Tol Cileunyi, Nagreg dan Limbangan Kabupaten Garut.

    "Bisa saja dialihkan ke Selatan, tinggal kesiapannya di Cileunyi, Nagreg dan sekitar Limbangan. Kita sudah antisipasi kemacetan di pasar tumpah, SPBU, kita sudah ada antisipasi di lapangan," terangnya.

    Dedi menambahkan, kesiapan infrastruktur pendukung arus mudik di jalur arteri se-Jawa Barat saat ini terus dilakukan dengan target H-14 lebaran tuntas.

    "Kalau tidak tercapai, portable-portable kita pasang, rambu petunjuk arah. Traffic light yang sudah kita perbaiki di Kadipaten, Jatiwangi, Palimanan, Ciamis. Yang penting bisa terang di jalan," katanya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus